School Support System

Salah satu isu yang berkontribusi dalam kegagalan sistemik pendidikan di daerah pedesaan atau terpencil di Indonesia adalah kurangnya pengawasan oleh Pemerintah Daerah. Oleh karena itu, untuk mengatasi tantangan tersebut, WTA/YNS mengembangkan Sistem Pendukung Sekolah (School Support System) yang mengintegrasikan pelatihan, pendampingan, pemantauan, dan evaluasi dalam satu sistem terpadu yang akan menjadi strategi utama dalam program. School Support Sytem dirancang untuk memperkuat kapasitas sekolah secara holistik dan berkelanjutan.

Sistem Pendukung Sekolah dibangun dan diimplementasikan berdasarkan prinsip:

  • Partisipatori
  • Sistem desentralisasi
  • Kontekstual
  • Dukungan yang ditindaklanjuti
  • Kesempatan yang sama dalam belajar (equality)
  • Holistik
  • Menguatkan dan memberdayakan sistem yang ada dengan melibatkan setiap aspek pendidikan

Sistem Pendukung Sekolah dilaksanakan melalui fasilitator yang akan bekerja dalam tim untuk memfasilitasi sekolah-sekolah sasaran. Selama proses pendampingan, tim fasilitator juga akan mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan kondisi sekolah baik dari segi infrastruktur maupun sumber daya di sekolah. Informasi ini yang kemudian akan disampaikan ke Pemda dan dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan. Sehingga memungkinkan terjadinya pengembangan sistem pendidikan yang baik di daerah tersebut.