(Selasa, 18/11/2014) Kegiatan Pilot Study Evaluasi TIK untuk Pendidikan di Papua dilaksanakan pada tanggal 6-8 November 2014, bertempat di Jayapura, Abepura, Depapre dan Bonggo Timur. Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari Workshop Inception Report Evaluasi TIK Untuk Pendidikan di Papua.

Pilot studi diikuti oleh: Susanne Owen, John Hunt, Prapto Yuwono, Eko Sediyono, Sri Joko Julianto, Wigati Yektiningtyas Modouw, Eka Simanjuntak, Dharma Palekahelu,  Erren Hutauruk, Jerry F. Langkun, koordinator-koordinator distrik (Fransisca Saklil, Lisiard Dimara, Resmin Kogoya, Rudolf Mandowen, Kristian Laheba), dan pejabat dari Dinas Pendidikan dan kebudayaan Prov. Papua.

Kegiatan pilot study terdiri dari 3 tahapan utama yaitu: (1) Tahap persiapan, (2) Tahap pengambilan data, dan (3) Tahap entry dan analisis data.

Tahap persiapan dilakukan selama 3 hari (6-8 November) bertempat di Hotel Horison, Jayapura. Kegiatan meliputi: (1) Pradaya, termasuk arahan dan pembekalan terhadap koordinator distrik terkait dengan tujuan penelitian; (2) finalisasi instrumen penelitian, terutama mengenai penggunaan istilah TIK dan bahasa yang tepat terkait dengan kondisi lokal Papua, termasuk konfirmasi produk atau layanan TIK yang disalurkan pemerintah ke sekolah; (3) pembagian kelompok survey dan role play pengambilan data, sekaligus ujicoba instrumen penelitian.

Tahap pengambilan data terdiri dari 2 kegiatan yaitu Survei dan Focus Group Discussion (FGD).
Kegiatan survei dilakukan pada hari Senin (10 november) oleh 4 kelompok survei, masing-masing kelompok langsung ke lokasi sekolah yang sudah ditentukan untuk melakukan pengambilan data. Ada 4 sekolah yang menjadi lokasi “pilot study” yaitu: SMP YPPK St. Paulus Abepura (Urban), SMP Negeri 1 Depapre (Peri Urban), SD Inpres Armopa VI Mawes Mukti Bonggo Timur (Remote), dan SD Inpres Armopa V Bonggo Timur (Remote, non ICT). Sedangkan FGD dilakukan pada hari Rabu (12 November) di salah satu sekolah yang sudah di survei sebelumnya, yaitu sekolah SMP YPPK St. Paulus di Abepura.

Tahapan entry data dilakukan pada hari Selasa dan Rabu (11-12 November), setelah itu dilanjutkan dengan analisis data pada hari Kamis (13 November). Analisis data sangat berguna dalam memotret secara cepat gambaran responden yang ada baik di daerah urban, peri urban, dan remote. Selain itu, hasil analisis data ini digunakan untuk mereview kembali instrumen penelitian yang digunakan, menyesuaikan dan memperbaiki beberapa pertanyaan yang ada dalam kuisioner berdasarkan data survei dan pengalaman tim dalam melakukan survei maupun FGD.

Kegiatan penelitian “Evaluasi TIK Untuk Pendidikan di Papua” ini rencananya akan dilaksanakan pada bulan January 2014, didahului dengan pelatihan enumerator-enumerator yang akan bertugas mengumpulkan data di 8 Kabupaten di Papua, yaitu: Kab. Lanny Jaya, Kab. Deiyai, Kab. Merauke, Kab. Boeven Digoel, Kab. Keroom, Kab. Jayapura, Kab. Nabire dan Kab. Supiori, dengan melibatkan 220 sekolah sebagai sample.(jfl)

share it...
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailFacebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail