Untuk meningkatkan mutu dan kapasitas balai-balai pemberdayaan masyarakat dan desa, Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa bekerjasama dengan Willi Toisuta & Associates dan University of the Sunshine Coast telah melaksanakan pelatihan peningkatan keahlian kepemimpinan dan manajemen pemberdayaan masyarakat dan desa bagi para pejabat, pimpinan, dan pelatih PMD.

Pelatihan berlangsung mulai tanggal 16 April 2012 di kampus USC, Queensland. Jumlah peserta 20 orang, terdiri dari pimpinan dan pelatih dari Balai Besar PMD Malang, Balai PMD Yogyakarta, Balai PMD Lampung, serta para pejabat dan pelatih dari Ditjen PMD. Karena kebutuhan peserta yang berbeda, maka pelatihan yang didanai oleh AusAID ini dibagi menjadi dua program, yakni pelatihan untuk “Senior Officials” (3 orang) selama 5 hari pertama dan pelatihan untuk “Trainers” (17 orang) selama 14 hari berikutnya.

Pelatihan bagi “Trainers” bertujuan memberikan kesempatan kepada para pelatih PMD untuk memperdalam pengetahuan dan keahlian mereka dalam pendidikan kepemimpinan strategis, pedagogi pembelajaran orang dewasa, teknologi informasi dan komunikasi, merancang dan melaksanakan penilaian, sumber belajar organisasi, dan manajemen perubahan di dalam suatu lingkungan pelatihan inklusif.

Sementara itu, kelompok “Senior Officials” lebih fokus pada level eksekutif pembuat kebijakan, manajemen pelayanan pembangunan masyarakat, perencanaan strategis, model pusat pelatihan, dan infrastruktur teknologi informasi.

Pelatihan dilakukan melalui perkuliahan, studi kasus, lokakarya, skenario di kampus, dan kunjungan lapangan ke beberapa lembaga masyarakat dan pemerintah seperti Buranga Indigenous Centre, Sunshine Coast Institute of TAFE, Sunshine Coast Regional Council, dan Coolum District Coast Care.

Pelatihan ditutup secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Diah Anggraeni, pada 27 April 2012. Penutupan ini juga menjadi momen penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan University of the Sunshine Coast untuk mengembangkan sistem pelatihan pemberdayaan masyarakat dan desa di Indonesia.

share it...
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailFacebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail