01 August 2018

Penelitian Baseline Kemampuan Baca Tulis Kelas Awal di Kabupaten Sumba Timur

Menyadari adanya persoalan pendidikan di Kabupaten Sumba Timur terutama pada kemampuan membaca  siswa. Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Timur bekerjasama dengan WTA melakukan studi tentang kemampuan membaca siswa untuk melihat gambaran terkini. Studi ini menggunakan Early Grade Reading Assesment (EGRA) sebagai instrument utama. Instrument Efektivitas Manajemen Sekolah juga digunakan untuk dapat mengetahui faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca siswa. 

Untuk memperoleh data tersebut dilakukan survey kepada siswa, guru, dan kepala sekolah di 22 sekolah yang tersebar di Kabupaten Sumba Timur. Secara keseluruhan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persentase siswa kelas awal di Kabupaten Sumba Timur yang belum mampu membaca cukup tinggi. Sebesar 26% terkategori bukan pembaca, kondisi ini tentunya jauh dibawah angka rata-rata nasional dimana angka bukan pembaca hanya sebesar 5.8%. Sementara siswa yang terkategori pembaca fasih dengan pemahaman di Kabupaten Sumba Timur hanya sebesar 1% jauh dibawah rata-rata nasional yang mencapai 47.2%.  Kondisi ini terutama terjadi pada wilayah perdesaan.