Guru Sebagai Fasilitator

 

Dalam framework pembelajaran abad 21, ada 3 kelompok kecakapan/ketrampilan yang harus dimiliki yaitu:

  • Kecakapan hidup dan karir;
  • Ketrampilan belajar dan Inovasi;
  • Ketrampilan terkait penguasaan informasi, media dan teknologi

Dengan memiliki ketrampilan-ketrampilan diatas,  maka siswa akan mampu menjadi pembelajar sepanjang hayat (lifelong learner).

Agar siswa mampu memiliki ketrampilan-ketrampilan tersebut, maka mereka butuh bantuan guru yang juga mampu mejalankan peran sebagai seorang fasilitator belajar. Guru sebagai fasilitator belajar memiliki peran yang berbeda dengan guru konvensional. Bila guru konvensional hanya mendorong anak untuk berpikir dan menjelaskan konten, memahami mata pelajaran dan memberikan contoh untuk memahamai pesan yang ingin disampaikan dari setiap matapelajaran.

Sedangkan Guru sebagai Fasilitator Belajar berperan untuk mengarahkan dan membantu siswa agar mampu menjadi pembelajar mandiri dan mengoptimalkan potensi mereka, mampu mencari dan memaknai data dan informasi, mampu memformulasikan pikiran-pikiran dan mendapatkan pemahaman melalui explorasi dan dialog.