<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Willi Toisuta &#38; Associates &#124; Konsultan Pendidikan Indonesia</title>
	<atom:link href="http://wta.co.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wta.co.id</link>
	<description>Jaringan konsultan pendidikan yang memiliki komitmen untuk mewujudnyatakan peningkatan kualitas pendidikan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 04:25:30 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Perkuliahan Perdana Mahasiswa Papua di CCLC Jinan University</title>
		<link>http://wta.co.id/perkulihan-perdana-mahasiswa-papua-di-cclc-jinan-university/</link>
		<comments>http://wta.co.id/perkulihan-perdana-mahasiswa-papua-di-cclc-jinan-university/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 04:25:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wta.co.id/?p=1292</guid>
		<description><![CDATA[Sebanyak empat (4) mahasiswa dari Kabupaten Mimika Provinsi Papua dan sepuluh (10) mahasiswa dari Provinsi Papua Barat (Manokwari, Sorong, dan Fakfak) , Senin (30 Agustus 2010) mulai kuliah bahasa China di College of Chinese Language and Culture (CCLC) Jinan University, Guangzhou, China.
Perkuliahan tersebut bertujuan agar mereka memiliki kompetensi bahasa China yang memadai sebelum melanjutkan studi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="ngg-singlepic ngg-left" src="http://wta.co.id/wp-content/gallery/kuliah-bahasa-cina-mahasiswa-papua-di-cclc-jinan-university/thumbs/thumbs_sepuluh-10-mahasiswa-dari-papua-barat-foto-di-depan-kampus-dari-kiri-atas-abrilina-b-antaribaba-fenesya-melisa-mambraku.jpg" alt="10 Mahasiswa Papua Barat di Depan CLCC Jinan University     " width="160" height="120" />Sebanyak empat (4) mahasiswa dari Kabupaten Mimika Provinsi Papua dan sepuluh (10) mahasiswa dari Provinsi Papua Barat (Manokwari, Sorong, dan Fakfak) , Senin (30 Agustus 2010) mulai kuliah bahasa China di College of Chinese Language and Culture (CCLC) Jinan University, Guangzhou, China.</p>
<p>Perkuliahan tersebut bertujuan agar mereka memiliki kompetensi bahasa China yang memadai sebelum melanjutkan studi ke jenjang S1 sesuai dengan jurusan yang diminati.</p>
<p>Kuliah bahasa China dilaksanakan selama satu (1) tahun dan program tersebut merupakan kelas intensif yang diselenggarakan secara khusus bagi mahasiswa Papua agar mereka bisa menguasai bahasa China secara cepat.<span id="more-1292"></span></p>
<p>Pengiriman 14 mahasiswa untuk studi bahasa China di CCLC tersebut adalah rangkaian kegiatan Program Beasiswa S1 dari Dinas Pendidikan Kab. Mimika dan Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat.</p>
<p>Keberangkatan ke Guangzhou pada tanggal 26 Agustus 2010 didampingi oleh Dominikus Mitoro (Pengawas Sekolah dari Dinas Pendidikan Kab. Mimika) dan dua orang staf WTA (Fendo Parama, S.Si dan Yuli Kwartolo, S.Pd., M.Pd). Selama studi, mereka tinggal di asrama mahasiswa CCLC.</p>
<p>Dalam program tersebut, WTA adalah lembaga yang ditugaskan oleh kedua dinas pendidikan tersebut untuk memfasilitasi kegiatan mulai dari seleksi calon mahasiswa, kursus bahasa China dasar di Jakarta, pengurusan paspor dan visa, sampai pengiriman mahasiswa ke CCLC untuk studi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wta.co.id/perkulihan-perdana-mahasiswa-papua-di-cclc-jinan-university/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Training Persiapan Tes IELTS Dalam Rangka Mendapatkan Beasiswa Australian Development Scholarships (ADS) Bagi Guru Bidang Studi Bahasa Inggris Provinsi Papua</title>
		<link>http://wta.co.id/training-persiapan-ielts-guru-bahasa-inggris-papua/</link>
		<comments>http://wta.co.id/training-persiapan-ielts-guru-bahasa-inggris-papua/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Aug 2010 06:22:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rachel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelatihan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wta.co.id/?p=1276</guid>
		<description><![CDATA[Demi meningkatkan kapasitas Guru Bidang Studi Bahasa Inggris, maka Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua mengharapkan para guru untuk kembali melanjutkan pendidikannya melalui beasiswa Australian Development Scholarships (ADS) dari AusAID. Dalam rangka pengajuan beasiswa tersebut, maka PT. Wacana Tata Akademika (WTA) kembali membantu Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Papua menyelenggarakan training sebagai persiapan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Demi meningkatkan kapasitas Guru Bidang Studi Bahasa Inggris, maka Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua mengharapkan para guru untuk kembali melanjutkan pendidikannya melalui beasiswa Australian Development Scholarships (ADS) dari AusAID. Dalam rangka pengajuan beasiswa tersebut, maka PT. Wacana Tata Akademika (WTA) kembali membantu Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Papua menyelenggarakan training sebagai persiapan tes International <em>English Language Testing System</em> (IELTS) yang merupakan salah satu persyaratan penting dalam pengajuan beasiswa ADS. Dalam menyelenggarakan training ini, WTA bekerjasama dengan <em>University</em><em> of Sunshine Coast</em> (USC) dengan mendatangkan pengajar dari USC yaitu Dr Michael Carey dan Ms Ann Robertson.</p>
<p><span id="more-1276"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Training ini dilaksanakan selama 10 hari, dari tanggal 28 Juni – 9 Juli 2010 bertempat di Balai Diklat PU Provinsi papua di Bhayangkara I, Jayapura. Dari hari Senin – Jumat, dimulai dari jam 08.30 – 16.00. Kegiatan dibuka dan diresmikan oleh Bapak Drs. Paulus Y. Indubri, MM selaku Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua. Pada sambutannya, Beliau menyampaikan bahwa, “Kegiatan Persiapan test IELTS bagi Guru Bahasa Inggris di Provinsi Papua ini sangat positif. Diharapkan kegiatan dapat dilaksanakan kembali di tahun mendatang sehingga akan ada banyak guru-guru bidang studi lain juga akan menerima manfaat dari kegiatan positif ini. Juga, para Guru-guru yang telah mendapatkan pelatihan ini sangat diharapkan untuk dapat membagi ilmu dan ketrampilan yg dimiliki ini ke teman-teman guru lainnya didaerahnya”. Pembukaan training juga dihadiri oleh Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan, Pemuda &amp; Olahraga Provinsi Papua, Ibu Yohana Yembise, Kaprogdi Magister Bahasa Inggris Universitas Cenderawasih. Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang Guru Bidang Studi Bahasa Inggris dari Kabupaten Biak, Timika, Merauke, Jayapura dan Kota Jayapura. 11 dari 15 orang Guru tersebut sebelumnya pernah mengikuti Program Pelatihan Pengeyaan Kurikulum, Pedagogi, dan ICT di USC selama 10 minggu.</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan skor level IELTS para guru secara keseluruhan  sehingga  bisa mencapai level 5 atau diatasnya. Skor level IELTS minimal yang diperlukan untuk mendaftar beasiswa ADS adalah skor level 5 secara keseluruhan. Selain berfokus untuk meloloskan peserta dalam kualifikasi ADS, di pelatihan ini para peserta akan diberikan sebuah alat/strategi dimana mereka dapat melanjutkan pembelajaran pendidikan Bahasa Inggris secara mandiri dan efektif dalam mempersiapkan diri untuk mendaftar ke Universitas.</p>
<p style="text-align: justify;">Metode pelatihan dibuat untuk memungkinkan pengajaran dengan sistem tatap muka selama 2 minggu. Kemudian para peserta melanjutkan program dengan metode belajar mandiri menggunakan buku teks yang dipublikasikan dan materi pendukung audio untuk sisa waktu 4 minggu sebelum mereka menjalani tes IELTS. Para siswa juga akan diharuskan untuk menyelesaikan tugas-tugas <em>writing</em> mingguan, yang akan dikirimkan melalui email kepada instruktur pelatihan di Australia untuk mendapatkan umpan balik yang terperinci dan mereka juga akan menjalani praktek uji speaking yang dievaluasi melalui sebuah program <em>web conferencing</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Test IELTS sendiri juga telah dilaksanakan pada tanggal 30 – 31 Juli 2010 di Ruang Sasana Karya, Kantor Gubernur Provinsi Papua. Test ini dilakukan langsung oleh lembaga bahasa Inggris yaitu IALF Bali yang telah memiliki sertifikasi untuk melaksanakan test IELTS . Pada hari I, Jumat, 30 Juli 2010 sebagian guru mengikuti test IELTS untuk speaking. Di hari II, Sabtu 31 Juli 2010 seluruh guru mengikuti test listening, reading, writing dan speaking.</p>
<p style="text-align: justify;">Hasil resmi test IELTS telah dikeluarkan tanggal 13 Agustus 2010. Dari 15 orang guru yang mengikuti test IELTS, hanya ada 2 orang guru yang memperoleh score 4,5. Score teringgi adalah 6,5. Hasil inilah yang akan digunakan untuk memasukkan aplikasi beasiswa ADS untuk program Master.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wta.co.id/training-persiapan-ielts-guru-bahasa-inggris-papua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelatihan Bahasa Mandarin Tingkat Dasar bagi Penerima Beasiswa S1 ke China</title>
		<link>http://wta.co.id/pelatihan-bahasa-mandarin-tingkat-dasar-bagi-penerima-beasiswa-s1-ke-china/</link>
		<comments>http://wta.co.id/pelatihan-bahasa-mandarin-tingkat-dasar-bagi-penerima-beasiswa-s1-ke-china/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2010 04:46:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hernandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelatihan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wta.co.id/?p=1261</guid>
		<description><![CDATA[Pelatihan ini akan diadakan selama kurang lebih 100 jam pelajaran yang didukung oleh pengajar-pengajar berpengalaman dari PPPPTK Bahasa, Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin (BKPBM), dan Universitas Negeri Jakarta.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="ngg-singlepic ngg-left" src="http://wta.co.id/wp-content/gallery/pelatihan-bahasa-penerima-beasiswa-ke-china-dan-jerman/thumbs/thumbs_2010-08-10-pelatihan-bahasa-mandarin-640px.jpg" alt="Pelatihan Bahasa Mandarin bagi Siswa Papua Barat Penerima Beasiswa S1 ke China" width="160" height="120" />Pada 2010 ini, Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat memberikan 10 beasiswa kuliah S1 di China yang dikelola PT Wacana Tata Akademika.</p>
<p style="text-align: justify;">Beasiswa ini diberikan kepada 10 siswa yang telah lolos seleksi yang diadakan Juni lalu. Para peserta nantinya akan belajar Bahasa Mandarin selama satu tahun di College of Chinese Language and Culture, Jinan University di Ghuangzhou, sebelum nantinya masuk ke masa perkuliahan S1 di universitas-universitas di China.</p>
<p style="text-align: justify;">Persiapan bahasa ini adalah persyaratan yang harus diikuti bagi para calon mahasiswa asing di China.<span id="more-1261"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Demi membekali para peserta dengan pengetahuan bahasa dan budaya, WTA bekerjasama dengan PPPPTK (Pusat Pendidikan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan) Bahasa mengadakan pelatihan Bahasa Mandarin tingkat dasar bagi para peserta. Pelatihan ini akan diadakan selama 23 hari (16 hari efektif pelatihan) yang telah dimulai pada 2 Agustus 2010 hingga 24 Agustus 2010 nanti.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada tanggal 30 Juli 2010, para peserta telah tiba di Jakarta dari Papua Barat. Kemudian, para peserta yang berasal dari Fakfak, Sorong, dan Manokwari ini bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Yunus Boari untuk diberikan pengarahan sebelum dimulainya pelatihan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam pelatihan ini, para peserta dikenalkan dan diajarkan mengenai kosakata percakapan sehari-hari, tulisan Mandarin (aksara han), serta pengenalan budaya China. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta tidak mengalami kesulitan dan mampu secara cepat beradaptasi dengan lingkungan setibanya mereka di Ghuangzhou.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelatihan ini akan diadakan selama kurang lebih 100 jam pelajaran yang didukung oleh pengajar-pengajar berpengalaman dari PPPPTK Bahasa, Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin (BKPBM), dan Universitas Negeri Jakarta. Para peserta dijadwalkan akan berangkat ke Ghuangzhou pada 25 Agustus 2010 untuk memulai persiapan bahasa di Jinan University.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wta.co.id/pelatihan-bahasa-mandarin-tingkat-dasar-bagi-penerima-beasiswa-s1-ke-china/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembukaan Pelatihan Bahasa Jerman bagi Penerima Beasiswa S1 ke Jerman</title>
		<link>http://wta.co.id/pembukaan-pelatihan-bahasa-jerman-bagi-penerima-beasiswa-s1-ke-jerman/</link>
		<comments>http://wta.co.id/pembukaan-pelatihan-bahasa-jerman-bagi-penerima-beasiswa-s1-ke-jerman/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2010 04:43:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hernandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelatihan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wta.co.id/?p=1259</guid>
		<description><![CDATA[Diharapkan program ini mampu menciptakan sumber daya manusia Papua Barat yang berkualitas.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="ngg-singlepic ngg-left" src="http://wta.co.id/wp-content/gallery/pelatihan-bahasa-penerima-beasiswa-ke-china-dan-jerman/thumbs/thumbs_01-dsc_0011.jpg" alt="Siswa Papua Barat Penerima Beasiswa S1 ke Jerman" width="160" height="120" />PT Wacana Tata Akademika bekerja sama dengan Goethe Institut Jakarta menyelenggarakan pelatihan bahasa Jerman bagi 10 siswa-siswi lulusan SMA Papua Barat yang akan menerima beasiswa studi S1 ke Jerman.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini dimulai dan dibuka pada 19 Juli 2010 lalu di kampus Goethe Institut, Jakarta, yang turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Yunus Boari, Direktur PT Wacana Tata Akademika, Eka Simanjuntak, serta perwakilan dari pihak Goethe Institut Jakarta, Maria Fischer.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada kesempatan tersebut, Yunus Boari memberikan pengarahan dan sambutan. Ia menyatakan bahwa kesempatan untuk mendapatkan beasiswa ini merupakan kesempatan yang langka, diharapkan para peserta mampu memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin.<span id="more-1259"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pelatihan ini rencananya akan dilaksanakan selama lima bulan hingga Desember nanti sebelum para peserta melanjutkan studi ke Studienkolleg selama sembilan bulan di Deutsche Internationale Schule Jakarta sebagai persyaratan untuk dapat mengikuti perkuliahan di Jerman nantinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada pelatihan ini, para peserta mengikuti kursus super-intensif selama lima bulan dibagi dalam dua tahap dimana peserta diharapkan akan mencapai level B1 dalam Bahasa Jerman yang merupakan persyaratan untuk mengikuti Studienkolleg.</p>
<p style="text-align: justify;">Program beasiswa ke Jerman ini merupakan salah satu dari dua program beasiswa Provinsi Papua Barat yang dikelola oleh PT Wacana Tata Akademika. Para peserta yang mengikuti program ini adalah mereka yang lolos dalam seleksi yang telah diadakan oleh PT Wacana Tata Akademika bekerjasama dengan Pusat Pemeliharaan dan Penanggulangan Intelegensia Kesehatan, Departemen Kesehatan RI pada bulan Juni lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">Diharapkan program ini mampu menciptakan sumber daya manusia Papua Barat yang berkualitas, yaitu para lulusan universitas-universitas terbaik di Jerman yang nantinya akan kembali dan membangun Papua Barat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wta.co.id/pembukaan-pelatihan-bahasa-jerman-bagi-penerima-beasiswa-s1-ke-jerman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelatihan Metodologi Pembelajaran Guru SBI Provinsi Papua Barat</title>
		<link>http://wta.co.id/pelatihan-metodologi-pembelajaran-guru-sbi-provinsi-papua-barat/</link>
		<comments>http://wta.co.id/pelatihan-metodologi-pembelajaran-guru-sbi-provinsi-papua-barat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2010 05:11:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[dinas pendidikan provinsi papua barat]]></category>
		<category><![CDATA[PT Wacana Tata Akademika]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah bertaraf internasional]]></category>
		<category><![CDATA[universitas kristen satya wacana]]></category>
		<category><![CDATA[University of the Sunshine Coast]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wta.co.id/?p=1207</guid>
		<description><![CDATA[Pembukaan Pelatihan Metodologi Pembelajaran Guru SBI Provinsi Papua Barat.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="ngg-singlepic ngg-left alignnone" src="http://wta.co.id/wp-content/gallery/pelatihan-guru-sbi-papua-barat/thumbs/thumbs_DSC03163.jpg" alt="Peserta Pelatihan Metodologi Guru SBI Provinsi Papua Barat                                " width="160" height="120" /></p>
<p style="text-align: justify;">Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) yang telah dilaksanakan di Indonesia beberapa tahun terakhir ini menemui banyak tantangan di dalam pelaksanaannya. Untuk itu, komponen-komponen seperti kurikulum dan tenaga pendidik perlu dipersiapkan dengan baik untuk meminimalisir masalah-masalah dalam penyelenggaraan SBI.</p>
<p style="text-align: justify;">Usaha mewujudkan SBI yang baik memerlukan pembenahan yang harus dilakukan secara terencana dan berlangsung secara berkesinambungan dan melibatkan banyak pihak. Pada titik inilah PT Wacana Tata Akademika atau Willi Toisuta and associates (WTA) hadir untuk menjawab tantangan-tantangan penyelenggaraan SBI.<span id="more-1207"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Senin 2 Agustus 2010, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, University of the Sunshine Coast dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), WTA membuka Pelatihan Metodologi Pembelajaran Guru SBI Provinsi Papua Barat di Ruang Probowinoto kampus UKSW, Salatiga.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini dihadiri Edison Ompe, Kasi Dikti Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Ferdy Rondonuwu, Pembantu Rektor UKSW Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, para staff pengajar pelatihan yang terdiri dari dosen bahasa inggris dan sains dari UKSW, dan 19 dari 20 guru yang terpilih menjadi peserta pelatihan ini berdasarkan hasil <a title="Seleksi Guru dan Siswa Kab Manokwari, Fak-Fak dan Sorong" href="http://wta.co.id/seleksi-calon-peserta-pelatihan-metodologi-pembelajaran/" target="_blank">seleksi di Manokwari, Fak Fak dan Sorong yang diselenggarakan WTA pada 14-21 Juni 2010</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam sambutannya mewakili WTA, Dharma Palekahelu mengungkapkan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan guru-guru di Papua Barat untuk menyelenggarakan sekolah-sekolah bertaraf internasional di Papua Barat.</p>
<p style="text-align: justify;">“Pelatihan ini adalah salah satu wujud intervensi WTA untuk mewujudkan pendidikan bertaraf internasional yang baik di Papua Barat,” kata Dharma, yang merupakan salah satu Associates WTA.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelatihan yang akan berlangsung selama tiga bulan hingga 23 Oktober 2010 ini akan meningkatkan kompetensi pedagogis guru-guru peserta pelatihan dalam menyampaikan konten ajar SBI. Adapun materi-materi pelatihan terdiri dari mata pelajaran matematika, fisika, kimia, biologi dan bahasa inggris.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk membuka peluang bersaing bagi SBI Papua Barat di forum internasional, WTA menggandeng salah satu universitas di negara anggota Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) yaitu University of the Sunshine Coast (USC), Queensland, Australia. Para peserta pelatihan ini akan diproyeksikan untuk mengikuti <a href="http://wta.co.id/pelatihan-guru-sbi/" target="_blank">kursus guru SBI dan magang di Queensland</a> yang telah digagas WTA bersama The Faculty of Science, Health and Education  USC sejak 2007 lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">Edison Ompe berharap, guru-guru peserta pelatihan ini memanfaatkan dengan baik kesempatan yang diberikan Dinas Pendidikan Papua Barat. Dari sekian banyak guru di Papua Barat, hanya guru-guru dari sekolah di Manokwari, Fak Fak dan Sorong yang dipilih untuk diikutkan pelatihan ini, karena menurut Ompe, tiga kabupaten ini yang rencananya akan merintis program SBI di Papua Barat.</p>
<p style="text-align: justify;">“Tadinya kita guru biasa, setelah tiga bulan di pelatihan ini diharapkan peserta pelatihan ini dapat menunjukkan kualitas guru bertaraf internasional,” kata Ompe.</p>
<p style="text-align: justify;">Mewakili UKSW, dalam sambutannya Ferdy Rondonuwu mengatakan bahwa kerjasama antara UKSW dan WTA untuk melaksanakan pelatihan ini merupakan salah satu bagian dari tugas pengabdian masyarakat UKSW sebagai perguruan tinggi yang berada di tengah masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kami berterima kasih sudah dipercayakan WTA untuk dilibatkan dalam kegiatan ini,” kata Ferdy.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>KLIK <a href="http://wta.co.id/foto-kegiatan/pelatihan-guru-sbi-papua-barat/" target="_blank">DI SINI</a> UNTUK LIHAT FOTO-FOTO KEGIATAN INI</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wta.co.id/pelatihan-metodologi-pembelajaran-guru-sbi-provinsi-papua-barat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seleksi Guru dan Siswa Kab Manokwari, Fak-Fak dan Sorong</title>
		<link>http://wta.co.id/seleksi-calon-peserta-pelatihan-metodologi-pembelajaran/</link>
		<comments>http://wta.co.id/seleksi-calon-peserta-pelatihan-metodologi-pembelajaran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2010 09:34:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[beasiswa siswa sma]]></category>
		<category><![CDATA[Bina Darma Training Center]]></category>
		<category><![CDATA[dinas pendidikan papua barat]]></category>
		<category><![CDATA[Jinan University]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan metodologi  pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[PT Wacana Tata Akademika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wta.co.id/?p=1187</guid>
		<description><![CDATA[Seleksi guru calon peserta pelatihan metodologi pembelajaran dan seleksi siswa calon penerima beasiswa S1 Dinas Pendidikan Papua Barat ke Jerman dan Cina]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">SELEKSI GURU CALON PESERTA PELATIHAN METODOLOGI PEMBELAJARAN DAN SELEKSI SISWA CALON PENERIMA BEASISWA S1 KE JERMAN DAN CHINA</p>
<p style="text-align: left;">DINAS PENDIDIKAN PROVINSI PAPUA BARAT TAHUN 2010</p>
<p><img class="alignleft" title="seleksi guru dan siswa" src="http://wta.co.id/wp-content/uploads/FOTO4.JPG" alt="" width="161" height="121" />PT Wacana Tata Akademika dipercaya Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat untuk melaksanakan seleksi guru calon peserta pelatihan metodologi pembelajaran dan seleksi siswa calon penerima beasiswa S1 Dinas Pendidikan Papua Barat ke Jerman dan Cina di Kabupaten Manokwari, Fak Fak, dan Sorong pada tanggal 14 – 21 Juni 2010. Proses seleksi ini diikuti oleh 96 orang guru dan 54 orang lulusan SMA di ketiga Kabupaten tersebut. <span id="more-1187"></span></p>
<p>Dari proses  seleksi  guru ini, akan dipilih 20 guru untuk diikutsertakan dalam pelatihan metodologi pembelajaran di Bina Darma Training Center selama tiga (3) bulan, yang akan dilaksanakan mulai awal Agustus 2010. Sedangkan untuk siswa akan dipilih 20 siswa lulusan SMA terbaik,  untuk mendapatkan beasiswa studi S1 di Jerman dan China dari Pemerintah Propinsi Papua Barat.</p>
<p>Rencananya 10 siswa penerima beasiswa S1 di China akan mengikuti program persiapan bahasa Mandarin di Jinan University di Guangzhou, sedangkan 10 penerima beasiswa S1 di Jerman, akan mengikuti program persiapan di Jakarta, sebelum mulai mengikuti perkuliahan di beberapa Universitas di Jerman tahun depan.</p>
<p>Drs. Yunus Boari, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, turut serta mendampingi dan meninjau secara langsung pelaksanaan seleksi di tiga lokasi. Dalam kegiatan ini, PT Wacana Tata Akademika juga bekerjasama dengan Pusat Pemeliharaan dan Pengembangan Inteligensia, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk melakukan brain <em>assessment</em> dan <em>multiple intelegence test</em> terhadap para peserta seleksi.</p>
<div id="attachment_1179" class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><img class="size-full wp-image-1179 " title="PEngarahan Yunus Boari" src="http://wta.co.id/wp-content/uploads/FOTO11.JPG" alt="Drs. Yunus Boari - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat (kanan) memberi pengarahan di depan guru dan siswa Kab. Manokwari sebelum kegiatan seleksi dimulai." width="512" height="384" /><p class="wp-caption-text">Drs. Yunus Boari - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat (kanan) memberi pengarahan di depan guru dan siswa Kab. Manokwari sebelum kegiatan seleksi dimulai.</p></div>
<div id="attachment_1180" class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><img class="size-full wp-image-1180 " title="Guru-guru" src="http://wta.co.id/wp-content/uploads/FOTO2.JPG" alt="Guru-guru jenjang SMA Kab. Mankowari yang ikut seleksi." width="512" height="384" /><p class="wp-caption-text">Guru-guru jenjang SMA Kab. Mankowari yang ikut seleksi.</p></div>
<div id="attachment_1181" class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><img class="size-full wp-image-1181 " title="Siswa-siswa" src="http://wta.co.id/wp-content/uploads/FOTO3.JPG" alt="Siswa-siswa lulusan SMA Kab. Manokwari yang ikut seleksi." width="512" height="384" /><p class="wp-caption-text">Siswa-siswa lulusan SMA Kab. Manokwari yang ikut seleksi.</p></div>
<div id="attachment_1182" class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><img class="size-full wp-image-1182 " title="Foto Bersama Kadis Sorong" src="http://wta.co.id/wp-content/uploads/FOTO4.JPG" alt="Setelah membuka acara seleksi di Kota Sorong, Drs. Yunus Boari (kedua dari kanan) foto bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Sorong (ketiga dari kanan)." width="512" height="384" /><p class="wp-caption-text">Setelah membuka acara seleksi di Kota Sorong, Drs. Yunus Boari (kedua dari kanan) foto bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Sorong (ketiga dari kanan).</p></div>
<div id="attachment_1183" class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><img class="size-full wp-image-1183 " title="Guru-Guru Sorong" src="http://wta.co.id/wp-content/uploads/FOTO5.JPG" alt="Guru-guru jenjang SMA di Kab/Kota Sorong yang ikut seleksi." width="512" height="384" /><p class="wp-caption-text">Guru-guru jenjang SMA di Kab/Kota Sorong yang ikut seleksi.</p></div>
<div id="attachment_1184" class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><img class="size-full wp-image-1184 " title="Siswa Sorong" src="http://wta.co.id/wp-content/uploads/FOTO6.JPG" alt="Siswa-siswa lulusan SMA di Kab/Kota Sorong yang ikut seleksi." width="512" height="384" /><p class="wp-caption-text">Siswa-siswa lulusan SMA di Kab/Kota Sorong yang ikut seleksi.</p></div>
<div id="attachment_1185" class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><img class="size-full wp-image-1185 " title="Guru Fak Fak" src="http://wta.co.id/wp-content/uploads/FOTO7.JPG" alt="Guru-guru jenjang SMA di Kab. Fak Fak yang ikut seleksi." width="512" height="384" /><p class="wp-caption-text">Guru-guru jenjang SMA di Kab. Fak Fak yang ikut seleksi.</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wta.co.id/seleksi-calon-peserta-pelatihan-metodologi-pembelajaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perkembangan Perguruan Tinggi di Indonesia</title>
		<link>http://wta.co.id/perkembangan-perguruan-tinggi-di-indonesia/</link>
		<comments>http://wta.co.id/perkembangan-perguruan-tinggi-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 03:47:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan tinggi indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[seminar pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[uksw]]></category>
		<category><![CDATA[willi toisuta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wta.co.id/?p=1175</guid>
		<description><![CDATA[Dari Seminar Nasional Perkembangan Perguruan Tinggi di Indonesia, Balairung Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, 24 Mei 2010.
Perkembangan Perguruan Tinggi di Indonesia diangkat menjadi tema dalam Seminar Nasional Pendidikan yang diselenggarakan Senat Mahasiswa Universitas di Balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Senin (24/5). Hadir sebagai pembicara dalam seminar tersebut Willi Toisuta, salah seorang Mantan Rektor UKSW.
Dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Dari Seminar Nasional Perkembangan Perguruan Tinggi di Indonesia, Balairung Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, 24 Mei 2010.</em></p>
<p>Perkembangan Perguruan Tinggi di Indonesia diangkat menjadi tema dalam Seminar Nasional Pendidikan yang diselenggarakan Senat Mahasiswa Universitas di Balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Senin (24/5). Hadir sebagai pembicara dalam seminar tersebut Willi Toisuta, salah seorang Mantan Rektor UKSW.</p>
<p>Dalam seminar, Willi Toisuta menyampaikan ada empat faktor peubah yang sangat berpengaruh pada perubahan-perubahan dalam perkembangan perguruan tinggi di Indonesia masa kini. Faktor tersebut adalah ilmu pengetahuan sebagai mesin perubah, revolusi informasi dan komunikasi, serta munculnya pasaran kerja dunia dan transformasi sosial politik secara global.</p>
<p>Tantangan yang dihadapi perguruan tinggi saat ini juga disampaikan Willi Toisuta. “Tantangan terbesar perguruan tinggi sekarang bukanlah pada perguruan tinggi yang menampilkan bentuk fisik, tetapi yang berbasis pada e-learning, dalam bentuk virtual,” ungkapnya. Terkait dengan hal tersebut, beberapa hal disampaikan Rektor UKSW tahun 1983-1993 ini: yang pertama adalah fokus pada kualitas. Menurut Willi Toisuta, kualitas pendidikan yang menekankan pada pengembangan pengetahuan menempatkan penelitian sebagai sesuatu yang sangat penting, dan untuk itulah diperlukan kurikulum untuk mendukung kegiatan penelitian.</p>
<p>Sumber www.uksw.edu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wta.co.id/perkembangan-perguruan-tinggi-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kerja Sama Pendidikan di Papua dan Papua Barat Ditandatangani</title>
		<link>http://wta.co.id/kerja-sama-pendidikan-di-papua-dan-papua-barat-diteken/</link>
		<comments>http://wta.co.id/kerja-sama-pendidikan-di-papua-dan-papua-barat-diteken/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 03:32:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wta.co.id/?p=1119</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah kerja sama baru antara Pemerintah Indonesia dan Australia untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekolah dasar di dua propinsi paling timur  ditandatangani, di Jakarta, Rabu (31/3/2010).
&#8220;Kami ingin memastikan bahwa semua anak Indonesia, termasuk di Papua mendapatkan pendidikan terbaik. Dukungan terhadap pemerintah untuk meningkatkan perencanaan dan manajemen sumber daya manusia ini,&#8221; kata  Professor Suyanto, Direktur Jenderal Manajemen [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1120" title="2010-04-01-wta-kerjasama-aussie-papua-kompas" src="http://wta.co.id/wp-content/uploads/2010-04-01-wta-kerjasama-aussie-papua-kompas-300x187.jpg" alt="2010-04-01-wta-kerjasama-aussie-papua-kompas" width="300" height="187" />Sebuah kerja sama baru antara Pemerintah Indonesia dan Australia untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekolah dasar di dua propinsi paling timur  ditandatangani, di Jakarta, Rabu (31/3/2010).</p>
<p>&#8220;Kami ingin memastikan bahwa semua anak Indonesia, termasuk di Papua mendapatkan pendidikan terbaik. Dukungan terhadap pemerintah untuk meningkatkan perencanaan dan manajemen sumber daya manusia ini,&#8221; kata  Professor Suyanto, Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemdiknas, sebagaimana dikutip dalam siaran pers yang dikeluarkan UNICEF Indonesia.<span id="more-1119"></span></p>
<p>&#8220;Australia sangat senang memberikan dukungan kepada sektor pendidikan di Papua dan Papua Barat melalui program kerja sama dengan UNICEF,&#8221; kata Dubes Australia untuk Indonesia, Bill Farmer.</p>
<p>Menurut Bill, hal ini akan memberi kesempatan lebih baik bagi anak-anak yang tinggal di daerah miskin dan terpencil di Indonesia yaitu untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Pendidikan sangat penting dalam pengentasan kemiskinan dan dapat memberikan ketrampilan serta pengetahuan kepada kaum perempuan dan laki-laki untuk mencapai potensinya secara optimal dan hidup lebih sehat serta mendapatkan pekerjaan.</p>
<p>Menurut Kepala Perwakilan Unicef Indonesia Kearney, Indonesia memperoleh kemajuan yang signifikan dalam pencapaian targetnya bidang sekolah dasar. Namun demikian meskipun secara keseluruhan jalur yang benar untuk mencapai Tujuan Pembangunan 2 tersebut, kondidi di tingkat provinsi masih bervariasi.</p>
<p>&#8220;UNICEF berkomitmen untuk membantu Indonesia mencapai tujuannya untuk memastikan bahwa semua anak Indonesia mempunyai akses terhadap pendidikan sekolah dasar yang berkualitas,&#8221; kata Angela.</p>
<p>Program pemerintah daerah di kedua provinsi tersebut untuk mengembangkan perencanaan pendidikan yang strategis dan meningkatkan proses belajar mengajar di lebih dari 800 sekolah di 6 kabupaten terpilih.</p>
<p>Program ini akan membantu peningkatan pembelajaran di bidang baca, tulis, berhitung di sekolah kecil dan terpencil melalui pelatihan guru dan pengadaan materi-materi pembelajaran.</p>
<p>Sumber: edukasi.kompas.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wta.co.id/kerja-sama-pendidikan-di-papua-dan-papua-barat-diteken/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar dan Workshop Kondisi Keterdidikan Anak Papua</title>
		<link>http://wta.co.id/seminar-dan-workshop-kondisi-keterdidikan-anak-papua/</link>
		<comments>http://wta.co.id/seminar-dan-workshop-kondisi-keterdidikan-anak-papua/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2010 05:00:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikpora Provinsi Papua]]></category>
		<category><![CDATA[educability anak papua]]></category>
		<category><![CDATA[Willi Toisuta and Associates]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wta.co.id/?p=1106</guid>
		<description><![CDATA[Willi Toisuta and Associates (WTA) dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Papua menyelenggarakan Seminar dan Workshop &#8220;Kondisi Keterdidikan (Educability) Anak Papua&#8221; pada 9-11 Februari 2010, di Gedung Sasana Karya Kantor Gubernur Provinsi Papua, Jayapura. Seminar ini adalah upaya menindak-lanjuti hasil Penelitian Educability Anak Papua yang telah dilakukan WTA pada 2009 lalu.
Seminar dihadiri perwakilan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1107" title="2010-03-15-wta-workshopketerdidikan-9-11feb2010" src="http://wta.co.id/wp-content/uploads/2010-03-15-wta-workshopketerdidikan-9-11feb2010-300x205.jpg" alt="2010-03-15-wta-workshopketerdidikan-9-11feb2010" width="189" height="143" />Willi Toisuta and Associates (WTA) dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Papua menyelenggarakan Seminar dan Workshop &#8220;Kondisi Keterdidikan (Educability) Anak Papua&#8221; pada 9-11 Februari 2010, di Gedung Sasana Karya Kantor Gubernur Provinsi Papua, Jayapura. Seminar ini adalah upaya menindak-lanjuti hasil <a title="Presentasi Hasil Penelitian Keterdidikan Anak Papua" href="http://wta.co.id/presentasi-temuan-dan-analisis-penelitian-educability-anak-papua/" target="_blank">Penelitian Educability Anak Papua</a> yang telah dilakukan WTA pada 2009 lalu.<span id="more-1106"></span></p>
<p>Seminar dihadiri perwakilan unsur pemerintah, Depdiknas, Depkes RI, dan Depdagri, juga para anggota DPRD dengan beberapa komisi terkait di dalamnya. Hadir juga dari unsur perguruan tinggi, LSM dan masyarakat sipil. Mereka bersama merumuskan rekomendasi-rekomendasi guna perbaikan sektor-sektor penting pendukung keterdidikan anak Papua, antara lain: pertumbuhan Otak, kondisi gizi dan kesehatan Anak Papua, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Papua, pendidikan guru di Papua, strategi pembelajaran di kelas, dan peran serta masyarakat dan pemerintah dalam keterdidikan anak Papua.</p>
<p>Seminar hari pertama diawali dengan pemaparan materi dari Gubernur Papua. Sebagai keynote speaker kegiatan ini, Gubernur menyampaikan bahwa penelitian keterdidikan ini penting untuk mengawali perbaikan pendidikan di Papua. Oleh sebab itu, tindak lanjut dari penelitian ini perlu segera diimplementasikan melalui program-program yang tepat sasaran.</p>
<p>Kepala Disdikpora Provinsi Papua, James Modouw mengemukakan Strategi dan Kebijakan Pengembangan Pendidikan Provinsi Papua 2007-2011. Kata Modouw, terdapat beberapa masalah pendidikan di Papua, salah satu diantaranya adalah kualitas pembelajaran yang masih rendah yang ditandai dengan proses pembelajaran yang didominasi pendekatan <em>teacher centered</em>. Oleh sebab itu, perlu adanya strategi kebijakan penyelenggaraan <em>in-service teacher training </em>tentang pembelajaran multilevel dan kelas awal untuk guru dan kepala sekolah.</p>
<p>Setelah itu, giliran Agus Sumule memaparkan Pengembangan SDM Papua Bidang Pendidikan. &#8220;Karena potensi SDM pada masing-masing daerah berbeda, sangat berbahaya bila kemampuan semua kabupaten di Indonesia dalam menyelenggarakan pendidikan berkualitas disamaratakan,&#8221; kata Staff Ahli Gubernur Papua ini.  Salah satu masalah serius yang terjadi di Papua adalah kekurangan guru untuk daerah-daerah terpencil. Oleh sebab itu perlu dikembangkan model pendidikan semi-asrama untuk mengatasi permasalahan tersebut. Menurut Sumule, dengan sekolah model semi-asrama, orangtua murid dan masyarakat desa dapat dilibatkan penuh dalam proses pendidikan, sehingga anak Papua dapat mengenyam pendidikan yang berkualitas.</p>
<p>Materi terakhir pada hari pertama dipaparkan oleh Prof. Willi Toisuta, Komisaris WTA sekaligus inisiator dan Ketua Tim Pengarah kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa keterdidikan anak Papua berkaitan dengan konsep kompatibilitas. Kompatibilitas adalah kecocokan antara latar belakang pengalaman anak pada masa pra-sekolah dengan lingkungan pembelajaran pada saat anak masuk sekolah pertama kali. Apabila kompatibel, maka probabilitas keberhasilan anak dalam belajar tinggi. Apabila sebaliknya, maka probablitasnya rendah. Keterdidikan juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: <em>continuum of experience</em>, konteks sosial-budaya-religius, pola asuh, status kesehatan, dan kondisi nutrisi. Paparan ini menjadi materi utama dan merupakan bahan pembekalan bagi  para peserta untuk mengikuti seminar berikutnya di hari kedua serta  workshop di hari ketiga.</p>
<p>Seminar hari kedua dilakukan dalam bentuk diskusi panel. Lima pembicara mempresentasikan topik-topik yang memiliki korelasi penting dengan keterdidikan anak Papua:</p>
<ol>
<li>dr. Gunawan Bambang Dwiyanto, Kepala Sub Bidang Pemeliharaan dan Peningkatan Kemampuan Inteligensia Anak Depkes RI mempresentasikan &#8220;Pertumbuhan Otak Anak dan Status Gizi dan Kesehatan Anak Papua&#8221;.</li>
<li>Dr. Gutama, Sekretaris Direktorat Jendral Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Depdiknas membawakan topik tentang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Papua.</li>
<li>Johanes Esomar, Ph.D., peneliti dari Universitas Negeri Manado membawakan topik tentang Interaksi Kelas di Sekolah-Sekolah Papua.</li>
<li>Prof. Conny Semiawan, guru besar Universitas Negeri Jakarta membawakan topik tentang Pendidikan Guru di Papua.</li>
<li>Prabawa Eka Soesanta, Kepala Seksi Pengembangan Pelatihan Ditjen Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kementerian Dalam Negeri RI mempresentasikan &#8220;Peran Serta Pemerintah dan Pemberdayaan Masyarakat untuk Mendukung Keterdidikan Anak Papua&#8221;.</li>
</ol>
<p>Selain dari kelima pembicara tersebut, dalam panel juga hadir para ahli yang bertujuan memberikan tanggapan dari topik-topik yang telah dipresentasikan. Para penanggap tersebut antara lain: Stefanus Manongga, M.Si. (peneliti WTA), Jan Ihalauw, M.Pd. (Peneliti Universitas Cendrawasih), Festus Simbiak, M.Pd. (Pembantu Rektor I Universitas Cendrawasih) dan Dr. James Modouw (Kepala DisDikpora Provinsi Papua). Diskusi untuk memperdalam kelima topik tersebut dipandu langsung oleh Prof. Willi Toisuta. Para peserta sangat antusias mengikuti diskusi.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1111" title="2010-03-15-wta-workshopketerdidikan-9-11feb2010-02" src="http://wta.co.id/wp-content/uploads/2010-03-15-wta-workshopketerdidikan-9-11feb2010-02-300x199.jpg" alt="2010-03-15-wta-workshopketerdidikan-9-11feb2010-02" width="300" height="199" />Pada hari ketiga dilakukan workshop dimana para peserta dibagi ke dalam lima kelompok <em>Focused Group Discussion </em>(FGD) sesuai dengan topik diskusi panel pada hari sebelumnya. Tujuan FGD untuk mendiskusikan permasalahan dan kebutuhan masing-masing sektor kemudian dirumuskan dalam rekomendasi-rekomendasi kebijakan dan rencana aksi pada lima sektor penting penopang keterdidikan anak Papua yaitu:</p>
<ol>
<li>Sektor pertumbuhan anak Papua (12 butir rekomendasi)</li>
<li> PAUD di Papua (9 butir rekomendasi)</li>
<li>Strategi Pembelajaran di Papua (10 butir rekomendasi)</li>
<li>Model Pendidikan Guru di Papua (5 butir rekomendasi), dan;</li>
<li>Peran Serta Pemerintah dan Masyarakat dalam Keterdidikan Anak Papua (24 butir rekomendasi).</li>
</ol>
<p>Keseluruhan rekomendasi dan rencana aksi tersebut diharapkan dapat diperhatikan serta diimplementasi oleh Pemerintah Daerah Provinsi Papua dan para Stakeholder demi transformasi pendidikan di Papua.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wta.co.id/seminar-dan-workshop-kondisi-keterdidikan-anak-papua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fokus Carla terhadap keaksaraan membawanya ke USC</title>
		<link>http://wta.co.id/fokus-carla-terhadap-keaksaraan-membawanya-ke-usc-2/</link>
		<comments>http://wta.co.id/fokus-carla-terhadap-keaksaraan-membawanya-ke-usc-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 04:40:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[beasiswa guru]]></category>
		<category><![CDATA[guru bahasa inggris]]></category>
		<category><![CDATA[guru Papua]]></category>
		<category><![CDATA[University’s School of Science and Education]]></category>
		<category><![CDATA[USC Australia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wta.co.id/fokus-carla-terhadap-keaksaraan-membawanya-ke-usc-2/</guid>
		<description><![CDATA[Carla Jensenem adalah seorang guru ingin membuat perbedaan di tanah kelahirannya di Papua. Dia merupakan salah satu dari rombongan guru Bahasa Inggris Papua yang datang  ke Australia untuk mengikuti pengembangan  profesional melalui sebuah  program yang bertujuan untuk meningkatkan keaksaraan anak-anak yang dikelola oleh University of the Sunshine Coast, Queensland, Australia.
Saat ini, para [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1099" title="carlajensenem_160x160" src="http://wta.co.id/wp-content/uploads/carlajensenem_160x160.jpg" alt="carlajensenem_160x160" width="138" height="138" />Carla Jensenem adalah seorang guru ingin membuat perbedaan di tanah kelahirannya di Papua. Dia merupakan salah satu dari rombongan guru Bahasa Inggris Papua yang datang  ke Australia untuk mengikuti pengembangan  profesional melalui sebuah  program yang bertujuan untuk meningkatkan keaksaraan anak-anak yang dikelola oleh University of the Sunshine Coast, Queensland, Australia.<span id="more-1102"></span></p>
<p>Saat ini, para guru tersebut berada pada minggu kesembilan dari 10 minggu kursus yang diadakan di kampus USC di Sippy Downs dan di sekolah-sekolah lokal Australia.</p>
<p>Carla, yang memiliki 10 tahun pengalaman mengajar di Papua, mengatakan bahwa pelatihan di USC  sangat bermanfaat baginya dan dia sudah tidak sabar untuk mempraktekkan metode-metode baru yang dipelajarinya.</p>
<p>&#8220;Di rumah, kami hanya belajar bahasa Inggris untuk  ujian, tidak untuk berkomunikasi,&#8221; katanya. &#8220;Kita harus belajar tiga bahasa di sekolah: pertama adalah bahasa daerah kami, kedua adalah Bahasa Indonesia dan ketiga adalah Bahasa Inggris. Maka, hal ini sangat menantang.”</p>
<p>&#8220;Saya akan menggunakan teknik dan teknologi interaktif yang kami pelajari di sini, untuk membuat Bahasa Inggris lebih menarik bagi siswa kami dan membuka pikiran mereka pada budaya Barat.&#8221;</p>
<p>Carla, yang biasa mengajar anak-anak berusia 12-14 tahun, mengatakan ini adalah kunjungan pertamanya ke Australia dan dia senang bertemu dengan siswa internasional seperti Jepang dan Cina di kampus USC.</p>
<p>Penilaian Carla terhadap pembelajaran bahasa anak berubah setelah anak laki-laki saudaranya yang berusia sembilan tahun memenangkan kompetisi matematika di Jakarta, namun gagal di luar negeri karena kemampuan Bahasa Inggrisnya kurang. &#8220;Dia kehilangan minat pada matematika dan sekarang hanya bermain sepak bola. Jadi saya mengerti bagaimana Bahasa Inggris dapat mengubah kehidupan orang-orang, &#8220;kata Carla.</p>
<p>Dr Michael Carey (Koordinator Proyek USC) dan Ann Robertson (tutor USC) sedang membantu para guru-guru Papua unggulan tersebut mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris dan metode pengajaran mereka, seperti dengan memasukkan teknologi ke dalam kelas mereka.</p>
<p>Dr Carey mengatakan dibandingkan para guru Australia, para guru Papua memiliki sumber daya yang lebih sedikit, ukuran kelas yang lebih besar dan tradisi yang berbeda. &#8220;Pengayaan dan dukungan ini bertujuan untuk meningkatkan angka keaksaraan anak-anak Papua,&#8221; katanya.</p>
<p>Dr Carey mengatakan bahwa program di USC ini saling menguntungkan kedua belah pihak. &#8220;Ada potensi bagi lulusan dan akademisi USC untuk melanjutkan tugas penelitian dan pengembangan di Papua, dari bidang bahasa hingga pendidikan, ilmu pengetahuan, teknik, kesehatan, serta ketahanan pangan.&#8221;</p>
<p>&#8220;Gubernur Papua ingin mengirim ratusan mahasiswa pascasarjana ke USC,&#8221; katanya.</p>
<p>Program ini dikelola oleh International Projects Group di dalam University’s School of Science and Education, USC. (<a href="http://www.usc.edu.au/University/NewsEvents/News/2009News/Carla261109.htm">Julie Gatehouse</a>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wta.co.id/fokus-carla-terhadap-keaksaraan-membawanya-ke-usc-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.396 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2010-09-04 21:28:29 -->
