Seleksi Calon Guru SBI Papua

Pada tanggal 19–23 Januari 2009, bertempat di Hotel Mahkota Beach, Jayapura, Willi Toisuta & Associates menyelenggarakan proses seleksi calon guru-guru SMP dan SMA Bertaraf Internasional (SBI) Papua. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan guru-guru yang memiliki potensi untuk diproyeksikan menjadi guru SMP dan SMA Bertaraf Internasional.

Kegiatan seleksi ini diikuti oleh 48 peserta yang datang dari 5 kabupaten, yaitu 10 orang dari kabupaten Mimika, 9 orang dari kabupaten Keerom, 6 orang dari kabupaten Jayapura, 18 orang dari kota Jayapura, dan 5 orang dari kabupaten Yapen Waropen. Proses seleksi dilakukan dalam dua tahap, yaitu psikotes, tes bahasa Inggris (placement test), dan sehari tes kesehatan. Psikotes hanya terdiri dari tes tertulis, sedangkan untuk placement test sendiri terdiri dari tes tertulis dan wawancara.

Dari psikotes, jumlah peserta yang berhasil adalah sebanyak 25 guru. Dari jumlah tersebut hanya 21 yang berhasil lolos tes bahasa Inggris. Ke-21 guru yang lulus psikotes dan bahasa Inggris ini kemudian menjalani tes kesehatan di Rumah  Sakit Umum Abepura, Jayapura.

Dari 21 orang guru ini, 6 berasal dari kabupaten Mimika, 4 dari kabupaten Jayapura, 3 dari kabupaten Keerom, 7 dari kota Jayapura, dan 1 dari kabupaten Yapen Waropen. Seluruh guru yang telah lulus proses seleksi akan mengikuti program pelatihan bahasa Inggris di Indonesia Australia Language Foundation Denpasar, Bali, selama tiga bulan. Setelah itu, guru-guru yang memiliki kemampuan bahasa Inggris memadai akan dikirim ke Sunshine Coast, Australia, untuk mengikuti program English Language Lessons selama empat minggu dan Teacher Development Program selama enam minggu oleh University of the Sunshine Coast.

Para guru juga akan dimagangkan di sekolah-sekolah yang ada di wilayah Queensland, seperti Chancellor State College, Siena Catholic College, Mathew Flinders Anglican College, Mountain Creek State High School, Maroochydore State High School, Beerwah State High School, St. Johns Catholic College, Kawana State High School, Sunshine Coast Grammar School.

Selama menjalani program ini, para guru akan tinggal bersama keluarga-keluarga Australia di kawasan Sunshine Coast. WTA dan USC sedang mengupayakan agar program yang didanai Pemerintah Provinsi Papua ini mendapat subsidi dari Pemerintah Australia.

Lokakarya Peningkatan Kualitas Pengawas Pendidikan di Ambon

Willi Toisuta & Associates bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga Ambon telah menyelenggarakan “Lokakarya Peningkatan Kualitas Pengawas Pendidikan Kota Ambon”. Kegiatan berlangsung tanggal 14–16 Oktober 2008 di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Maluku.

Inti dari kegiatan ini adalah menyusun sebuah model, sistem, dan mekanisme pengawasan sekolah yang cocok untuk kota Ambon. Selain itu juga diberikan materi yang sifatnya menambah pengetahuan, wawasan, dan pemahaman yang berkaitan dengan tugas-tugas seorang pengawas. Materi-materi tersebut yaitu: (1) “Transformasi Sekolah Abad 21 dan Pendidikan Masa Depan” dengan narasumber Yuli Kwartolo; (2) “Tugas, Fungsi, dan Ruang Lingkup Supervisi dan Supervisi Akademis” dengan narasumber Unifah Rosyidi; (3) “Model, Sistem, dan Mekanisme Supervisi Sekolah Swasta” dengan narasumber Elika D. Murwani.

Berkaitan dengan materi mengenai model pengawasan sekolah di kota Ambon, WTA telah menyiapkan draf model, sistem, dan mekanisme pengawasan sekolah di kota Ambon. Pada lokakarya inilah draf itu didiskusikan, dikritisi, dilengkapi, dan disempurnakan. Hasilnya diharapkan bisa menjadi panduan para pengawas sekolah di kota Ambon dalam menjalankan tugas-tugasnya. Peserta lokakarya berjumlah 40 orang yang terdiri atas para pengawas sekolah kota Ambon dan beberapa kepala sekolah.

Sejumlah Guru Papua Ikuti Pelatihan di USC Australia

University of the Sunshine Coast besok, 16 April, akan menandatangani sebuah perjanjian tentang para guru senior dari Papua yang akan mengikuti pelatihan pengembangan profesional di Sunshine Coast.

Program pelatihan guru ini pada awalnya akan melibatkan 15 guru Papua, termasuk sejumlah kepala sekolah, yang akan tinggal di Sunshine Coast selama tujuh minggu dan mengikuti pelatihan tentang bagaimana sains dan matematika diajarkan di sana.

Perjanjian ini akan ditandatangani oleh wakil rektor USC Profesor Paul Thomas dan Eka Simanjuntak, direktur Willi Toisuta & Associates, perwakilan resmi dari Dinas Pendidikan Papua.

Di antara yang akan hadir adalah Willi Toisuta dan James Modouw, kepala Dinas Pendidikan Papua.

Ketua program USC Bill Allen mengatakan bahwa sejumlah pengajar sains unggulan universitas, termasuk David McKay, Ann Parkinson, dan Scott Roche akan terlibat dalam program pelatihan ini.

Ia juga mengatakan bahwa para guru dari Papua itu akan mendapat kesempatan untuk mengobservasi kelas-kelas matematika dan sains di SMA-SMA setempat.

Allen yakin bahwa perjanjian ini akan menciptakan peluang untuk proyek-proyek penelitian bersama dan membuka berbagai peluang kerjasama antara USC dan Pemerintah Indonesia, maupun antara Sunshine Coast dan sekolah-sekolah di Papua.