Program Pengembangan Profesionalitas Bagi Widyaismara Kemendagri Indonesia

Pada tanggal 26 September 2016 hingga 23 Oktober 2016 telah terselenggara program peningkatan kapasitas yang dirancang oleh WTA melalui kerja sama dengan University of the Sunshine Coast (USC) dan didanai oleh Pemerintah Australia melalui Departemen Luar Negeri dan Perdagangan. Kegiatan ini dilaksanakan di kampus USC di Sunshine Coast, Queensland, Australia.Kegiatan ini diikuti oleh empat belas orang widyaiswaraBadan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Makassar, Padang, dan Yogyakarta.

Dalam kegiatan ini ada beberapa materi yang dibahas, yaitu kepemimpinan, pengelolaan organisasi, isu keragaman di ranah okupasi, ketenagakerjaan,prinsip finansial, dan tata kelola pemerintahan.Para peserta merasa bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat, hal ini dapat dibaca dari komentar tiga peserta berikut.

              Kami mendapatkan hal-hal baru seperti bagaimana menerapkan strategi kepemimpinan yang baik, membangun kerjasama tim dengan performa yang tinggi, mempelajari kebijakan-kebijakan public yang mungkin bisa diterapkan di Indonesia tapi tetap menyesuaikan dengan kultur yang ada di Indonesia. – Bayu Erlangga

            Saya dapat mengatakan bahwa ini merupakan kesempatan besar untuk belajar mengenai kepemimpinan, kemampuan pelatihan praktis yang diberikan oleh pelatih-pelatih berpengalaman, termasuk pertukaran budaya. Semoga semua yang terlihat dalam pelatihan ini tidak hanya mengalami peningkatan kapasitas personal, tetapi juga mengembangkan kualitas pelatihan organisasi di mana mereka terlibat. Semua yang terlibat diharapkan dapat menjadi agen perubahan bagi budaya positif di dalam organisasi dan kelompok pelatih yang dapat membagikan pengetahuan mereka. – Oktavia Hutagalung

         Kami dapat mengambil manfaat dari kegiatan selama 4 minggu di Australia, banyak memahami tentang Kepemimpinan, Kompetensi, dan sistem pemerintahan. Banyak pengelaman kami dapat, mulai dari berbahasa Inggris, berhubungan dengan penyelenggara, menikmati alam yang sangat sejuk. – Mudji Estiningsih

aaf-round-16-4aaf-round-16-3aaf-round-16-2aaf-round-16-1

Lokakarya Training Management bagi Staf Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kemendagri RI di Australia

Hari Senin, 2 November 2015, bertempat di kampus TAFE Queensland di South Bank, Brisbane, Australia, telah dilaksanakan upacara pembukaan kegiatan Lokakarya Training Manajement dengan tema “Australia Award Fellowship, Building the Capacity of MoHA Through VET” bagi staf Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia, Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Lokakarya ini berlangsung sejak 2 November s/d 20 November 2015. Peserta lokakarya akan mendapatkan beragam materi yang akan mengkaji secara menyeluruh mengenai sistem Vocational Education Traning (VET), kerangka acuan kualifikasi, lingkungan regulator seperti pembuat kebijakan, paket latihan, hingga penerapan dan penyesuaian teknologi.

Adapun hasil yang diharapkan dari lokakarya ini adalah:

  • Peningkatan ketrampilan kepemimpinan, mentoring dan perencanaan;
  • Memperkuat pemahaman mengenai sistem Pelatihan Kejuruan (VET) yang efektif;
  • Memperkaya pemahaman mengenai sistem teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang relevan;
  • Peningkatan pemahaman tentang manajemen fasilitas training yang efektif;
  • Menyusun Rencana Kerja (PoA) yang akan menjadi acuan bagi peserta lokakarya dalam rangka memperkuat kinerja DIKLAT pendidikan dan pelatihan di tempat kerja.

 

Pelatihan Tafe

Peserta dari Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kemendagri RI juga akan mengunjungi TAFE Queensland SkillsTech yang merupakan tempat latihan teknis dalam hal otomotif, bangunan dan konstruksi, dll.

Kegiatan ini adalah kerjasama antara The Willi Toisuta & Associates (WTA), Pemerintah Australia (Departmen of Foreign Affairs and Trades), TAFE Queensland dan BPSDM Kementrian Dalam Negeri.

Pelatihan Kepala Sekolah, Guru SD dan Pengawas Sekolah Region IV – Merauke

Hari Senin, 26 Oktober 2015, bertempat di aula Kolese Pendidikan Guru (KPG) Khas Papua, di jalan Dorem-Buti Merauke, telah dilaksanakan upacara pembukaan kegiatan workshop/pelatihan Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Guru-guru Sekolah Dasar dari berbagai wilayah di Region IV – Merauke. Kegiatan pelatihan akan berlangsung selama 10 hari, mulai tanggal 26 Oktober  s/d 5 November 2015.

 

CFDP Merauke 1

 

Upacara pembukaan dihadiri oleh Bapak Joko Guritno (Asisten I Pemda Kabupaten Merauke), mewakili Bupati Kabupaten Merauke, Bapak Johannes Samkaykay (Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke), prof. Bill Carter (Direktur IPG dari University of The Sunshine Coast), Bapak Eka T. P. Simanjuntak (Managing Director The Willi Toisuta and Associates), dan para pengajar dan guru-guru alumni dari The University of The Sunshine Coast, Australia.

Workshop/pelatihan ini merupakan bagian dari program Government Partnership for Development (GPFD) yang didanai bersama oleh Pemerintah Australia dan Pemerintah Daerah Provinsi Papua, yang rencananya akan melatih lebih kurang 1500 pendidik di seluruh Provinsi Papua.

Lokakarya Kepala Sekolah, Guru Sekolah Dasar, Staff Dinas Pendidikan dan Pengawas Sekolah Region Wamena

pelatihan guru kepala sekolah wamena

Pada tanggal 14 September 2015 bertempat di Gedung Ukumiarek Asso, Wamena, telah dilaksanakan Upacara Pembukaan Lokakarya Kepala Sekolah, Guru Sekolah Dasar, dan Pejabat Dinas Pendidikan serta Pengawas Sekolah Region 3 Wamena. Lokakarya ini merupakan bagian dari Program Government Partnership for Development (GPFD) yang dilaksanakan atas kerjasama anatara Dinas Pendidikan Provinsi Papua, University of the Sunshine Coast (USC) dan the Willi Toisuta & Associates (WTA).

Lokakarya ini diikuti oleh Kepala Sekolah, Guru, staff Dinas Pendidikan dan Pengawas Sekolah dari tujuh kabupaten pada area Pegunugan Tengah yaitu: Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara, Yahukimo, Yalimo, Mamberamo Tengah dan Nduga. Para peserta terdiri dari 100 orang Guru SD, 60 orang Kepala Sekolah, dan 22 orang Pengawas Sekolah dan Staf Dinas Pendidikan. Total peserta lokakarya berjumlah 182 orang.

Lokakarya ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Jayawijaya, Bapak Tunggul Busono, didampingi Prof. William Rodney Carter (Director IPG–USC), dan Bapak Eka Simanjuntak, MM. (WTA).
pelatihan guru kepala sekolah wamena

Selama 10 hari, para peserta lokakarya akan dipandu oleh:

Tim akademik dari USC yaitu: Mr. Tonny Richardson, Mr. Jeff Hay, Mr. Brian Collins, Dr. Sharn Donnison, Mr. Chris Dann, Mrs. Chris Rita Gilmore, Mrs. Hayley.

Tim Master Teachers Papua yang merupakan alumni USC yaitu: Ibu Yuliwati Madu, Bpk Ferdinand Laumal, Sdri. Elizabeth D.B. Iriawati, Ibu Susanti Ansanay, Ibu Maria Wambrauw, Ibu Maria Balla.

Pelatih Master Kepala Sekolah dari area Pegunungan Tengah yaitu: Ibu Ida C.T Sadi, Bpk Kosman Kogoya, Bpk Andreas Yoman.

Pelatih Master Guru SD dari area Pegunungan Tengah yaitu: Ibu Lisna Hartati, Ibu Benedikta Ndiken, Ibu Neli Nawipa, Ibu Yeleke Maryke Asabo, Bpk Efrem Yerwuan, Ibu Elsa Uduas, Bpk Elius Wantik.

Lokakarya ini juga mengundang beberapa pembicara tamu seperti Bapak Dr. James Modow, mantan Kepala Dinas Propinsi Papua yang sekarang menjabat posisi sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Pusat Daerah, yang menyampaikan 2 materi tentang ‘Mengkreasi Komunitas Sekolah dan Keterlibatan Budaya’ dan ‘Menanggapi Keragaman Budaya dan Siswa dan Panduan Adaptasi Sosial Budaya bagi Sekolah di Papua’. Bapak John Rahail yang menyampaikan materi tentang ‘Sekolah Kampung di Papua’ dan Ibu Dr. Sylvia Primulawati Soetantyo, dosen keguruan di Universitas Pelita Harapan, Jakarta, yang membawakan materi tentang ‘Strategi Belajar dan Pembelajaran’.

Pada hari terakhir, kegiatan lokakarya ini ditutup oleh SekDa Lanny Jaya mewakili seluruh Muspida dan SKPD dari 7 kabupaten asal peserta.

 

Program Peningkatan Kapasitas Pendidikan Di Tanah Papua

lokakarya kepala sekolah papua

Program GPFD 2015 -2016

_DSC1336 (2)Sejak tahun 2007, The Willi Toisuta & Associates (WTA), The University of Sunshine Coast (USC) dan Pemerintah Provinsi Papua, telah melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Papua. Kegiatan pertama diawali dengan penandatanganan MoU oleh ketiga pimpinan lembaga diatas, yang  kemudian diikuti dengan pengiriman guru-guru SMA dari beberapa sekolah di Papua untuk mengikuti pelatihan selama lebih kurang 2-3 bulan di Kampus USC di Sunshine Coast, Queensland, Australia. Kerjasama ini telah mengirimkan lebih kurang 150 guru dan kepala sekolah Papua untuk berlatih di kampus USC, melibatkan lebih kurang 12 sekolah pemerintah dan sekolah swasta yang tersebar di negara bagian Queensland, Australia.

Selain itu, sebagai bagian dari kerjasama ini juga telah diselenggarakan 2 kali lokakarya untuk guru-guru Papua yang tidak dapat mengikuti pelatihan di Australia. Lokakarya ini dilaksanakan di kota Jayapura (2011 & 2013). Lokakarya dipandu oleh staff pengajar USC, konsultan WTA dan beberapa alumni program pelatihan guru dan kepala sekolah Papua di Australia. Lokakarya diikuti lebih kurang 150 orang guru Papua. Lokakarya bertujuan untuk menyebarluaskan apa yang sudah dipelajari oleh para alumni selama mengikuti program di Australia kepada guru lainnya. Setelah kegiatan lokakarya, WTA dan USC juga mengadakan pelatihan untuk meningkatkan nilai IELTS bagi Guru Bahasa Inggris yang berpotensi untuk studi lanjut di Australia. Hingga saat ini sudah ada 9 peserta pelatihan IELTS tersebut yang berhasil memperoleh beasiswa ADS dari pemerintah Australia dan sudah menyelesaikan pendidikan master/S2 di Australia.

Untuk mendanai kegiatan diatas, WTA dan USC memanfaatkan fasilitas pendanaan dari Pemerintah Australia, yaitu Australia Leadership Award Fellowship/ALAF (sekarang berubah menjadi Australia Award Fellowship/AAF) dan Government Partnership For Development/GPFD. Disamping itu ada juga dana pendamping dari Pemerintah provinsi Papua.

Pada tahun 2013, USC dan WTA kembali mengajukan proposal “Program Peningkatkan Kapasitas Pendidikan di Tanah Papua” kepada Pemerintah Australia melalui program GPFD, dan proposal ini kembali disetujui. Tujuan utama program ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pemangku kepentingan (stake holder) bidang pendidikan di Papua. Sasaran program adalah guru PAUD, guru sekolah dasar, guru pendidikan berkebutuhan khusus, kepala sekolah, staf dinas pendidikan, dosen FKIP, pengajar Kolese Pendidikan Guru Khas Papua (KPG-Papua), dan penggerak program PKK. Secara total program ini akan melatih 1280 para pemangku kepentingan dibidang pendidikan di Provinsi Papua.

Prioritas program adalah daerah-daerah pedalaman dan terpencil di Provinsi Papua, dibagi menjadi 5 lokasi sasaran yaitu: Region I – Jayapura (Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya dan Pegunungan Bintang), Region II – Mimika (Kabupaten Mimika, Asmat, Puncak, Puncak Jaya, Paniai, Biak Numfor dan Supiori), Region III – Wamena (Kabupaten Tolikara, Lanny Jaya, Yalimo, Yahukimo, Nduga, Mamberamo Tengah dan Jayawijaya), Region IV – Merauke (Kabupaten Merauke, Boeven Digoel dan Mappi), dan Region V – Nabire (Kabupaten Nabire, Deiyai, KepulauanYapen, Intan Jaya, Dogiyai dan Waropen).

Untuk pelaksanaan kerjasama ini, USC kembali menandatangani MOU yang merupakan awal dari pelaksanaan program yang  akan berlangsung lebih kurang 1,5 tahun yaitu sejak bulan November 2014, hingga Juli 2016 di Provinsi Papua.

Kegiatan-kegiatan yang sudah dan akan dilaksanakan adalah:

  1. Programyang dilaksanakan di Bali pada tanggal 15–29 November 2014 (16 peserta)
  2. Program Visitasi Pimpinan Dinas Pendidikan ke Australia pada tanggal 5–21 Desember 2014 (20 peserta).
  3. Program Pelatihan Pelatih Master Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Dasar Kota Jayapura – LPMP Kotaraja yang telah dilaksanakan pada tanggal 16–28 Maret 2015
  4. Lokakarya Kepemimpinan bagi Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Dasar, untuk Region I Jayapura (Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keroom, Sarmi, Pegunungan Bintang, Mamberamo Raya), telah dilaksanakan di LPMP Kotaraja, Kabupaten Jayapura pada tanggal 20–30 April 2015.
  5. Lokakarya Kepemimpinan bagi Kepala Sekolah dan Guru SD untuk Region II Mimika (Kabupaten Mimika, Asmat, Puncak, Puncak Jaya, Paniai, Biak Numfor dan Supiori), telah dilaksanakan di Kompleks Persekolahan YPJ Kuala Kencana, Area PT. Freeport Indonesia, pada tanggal 29 Juni – 9 Juli 2015.
  6. Pengembangan Kapasitas (Capacity Building) bagi Pengajar KPG (Primary Teacher Program) yang rencananya akan dilaksanakan di USC, Sunshine Coast, Australia, pada tanggal 7 Agustus – 24 Oktober 2015.
  7. Lokakarya Kepemimpinan bagi Kepala Sekolah dan Guru SD untuk Region III – Wamena (Wamena, Lanny Jaya, Tolikara, Yalimo, Yahukimo, Nduga, Mamberamo Tengah), yang rencananya akan dilaksanakan di Wamena pada tanggal 14 – 24 September 2015. Lokakarya di Region Wamena ini agak berbeda karena pada lokakarya ini juga akan diikuti oleh para pejabat dan pengawas sekolah Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kabupaten yang ada di Region III – Wamena.
  8. Lokakarya Kepemimpinan bagi Kepala Sekolah dan Guru SD untuk Region IV – Merauke (Kabupaten Merauke, Boeven Ndigoel, Mappi), yang rencananya akan dilaksanakan di Merauke pada tanggal 26 Oktober – 5 November 2015.
  9. Lokakarya Kepemimpinan bagi Kepala Sekolah dan Guru SD untuk Region I – Jayapura (Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Pegunungan Bintang, Mamberamo Raya), yang rencananya akan dilaksanakan di Merauke pada tanggal 30 November – 10 Desember 2015.
    Pada waktu yang sama diselenggarakan juga “KPG Tertiary Teacher Educators Pedagogical Practices for Papua, Jayapura”.
  1. Lokakarya Kepemimpinan bagi Kepala Sekolah dan Guru SD untuk Region IV -Merauke (Kabupaten Merauke, Boeven Digoel, Mappi), yang rencananya akan dilaksanakan di Merauke pada tanggal 15 Februari – 25 Februari 2016.
    Pada waktu yang sama diselenggarakan juga “Special and Inclusive Education Teacher Study Visit Australia”.
  1. Lokakarya Kepemimpinan bagi Kepala Sekolah dan Guru SD untuk Region III – Wamena (Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara, Yalimo, Yahukimo, Nduga, Mamberamo Tengah), yang rencananya akan dilaksanakan di Wamena pada tanggal 4 April – 24 April 2016.
    Pada waktu yang sama diselenggarakan juga kegiatan “Consultation on Differentiated Pedagogies of Papua, Wamena” dan “UNCEND Tertiary Educators Effecting Change Study Visit Australia”.
  1. Lokakarya Kepemimpinan bagi Kepala Sekolah dan Guru SD untuk Region V – Nabire  (Kabupaten Nabire, Deiyai, KepulauanYapen, Intan Jaya, Dogiyai dan Waropen), yang rencananya akan dilaksanakan di Wamena pada tanggal 27 Juni – 7 Juli 2016.

Lokakarya Kepemimpinan bagi Kepala Sekolah dan Guru SD Region II – Mimika

pelatihan guru mimika papua

Kompleks Persekolahan YPJ Kuala Kencana, 29  Juni – 9 Juli 2015.

Pelatihan Kepemimpinan bagi Kepala Sekolah dan Guru SD pada Region II – Mimika (Kabupaten Mimika, Asmat, Puncak, Puncak Jaya, Paniai, Biak Numfor dan Supiori), dilaksanakan di kompleks persekolahan YPJ Kuala Kencana, PT. Freeport Indonesia, Kuala Kencana, Mimika pada tanggal 29 Juni – 9 Juli 2015.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Bapak Ausilius You. Dari tujuh kabupaten yang seharusnya mengikuti kegiatan pelatihan ini hanya empat kabupaten yang mengirimkan peserta. Ketiga kabupaten Biak Numfor, Paniai dan Supiori. tidak mengirimkan peserta karena terkendala biaya transportasi yang mahal.

Peserta pelatihan berjumlah 169 orang, dengan rincian sebagai berikut: Kabupaten Mimika 106 peserta (kepala sekolah 47 orang dan guru SD 69 orang); Kabupaten Puncak 6 orang (kepala sekolah 2 orang dan guru SD 4 orang); Puncak Jaya 14 orang (kepala sekolah 6 orang dan guru SD 8 orang); Kabupaten Asmat 35 orang (kepala sekolah 14 orang dan guru SD 21 orang).

Kegiatan pelatihan berakhir pada tanggal 9 Juli 2015 dan ditutup pada pukul 2 sore dengan sambutan dan pemukulan tifa oleh Wakil Bupati Mimika, Bapak Daniel Pasoleng. Beliau berpesan agar peserta yang telah mendapat pelatihan ini dapat membagikan pengetahuannya kepada rekannya yang lain dan dapat menerapkan pengetahuan tersebut kepada para muridnya.

Tarian pergaulan khas Asmat yang dibawakan oleh para peserta dari Kabupaten Asmat mengakhiri dan menutup semua kegiatan pada program lokakarya Region II – Mimika.

Lokakarya Kepemimpinan bagi Kepala Sekolah dan Guru SD Region I – Jayapura

lokakarya kepala sekolah papua

Lokakarya Kepemimpinan bagi Kepala Sekolah dan Guru SD merupakan bagian dari rangkaian program peningkatan kapasitas pendidikan di Provinsi Papua yang dilaksanakan atas kerjasama WTA, USC, DFAT dan Pemerintah Provinsi Papua. Lokakarya ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru SD yang berada di Region I – Jayapura, yang meliputi 6 Kabupaten/Kota, yaitu: Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keroom, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Pegunungan Bintang, dan Kabupaten Mamberamo Raya. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 2 – 30 April 2015 di LPMP Kotaraja, Kabupaten Jayapura, Papua.

Acara pembukaan berlangsung di Aula Utama LPMP Kotaraja, secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Bapak Protasius Lobya, didampingi perwakilan USC dan WTA, yaitu Ms. Suzanne Burford dan Bapak Eka T.P. Simanjuntak. .

Jumlah peserta pelatihan sebanyak 60 orang, mayoritas adalah kepala sekolah SD dan beberapa kepala sekolah SMP. Lokakarya untuk guru SD diikuti oleh 100 orang sehingga total peserta yang hadir sebanyak 160 orang.

Pada pelatihan ini, para Pelatih Master yang merupakan lulusan dari Pelatihan Pelatih Master Kepsek & Guru SD Papua sebelumnya, turut mengambil bagian sebagai pengajar bersama dengan tim pengajar dari USC. Pelatih Master Kepala Sekolah ada 4 orang yaitu: Bapak Eduard Tampubolon, Ibu Elsina Selfiana Kaiway, Ibu Ana Rebeka Rumbiak, dan Bpk Alex Deu. Sedangkan Pelatih Master guru SD ada 10 orang yaitu: Bapak Sutrisno, Bapak Mugiyanto, Ibu Ludia Pasulu, Ibu Ferdinanda Iek, Ibu Lidya N. A. Mramra, Ibu Germanya Patricya Ronsumbre, Bapak Thomas Ap, Ibu Penina Diawaitou, dan  Ibu Yuli Boriyanti.

Guru Papua yang merupakan alumni berbagai program pelatihan di Australia, juga mengambil bagian dan berpartisipasi dalam kegiatan ini, baik sebagai pendamping/penterjemah kelompok kepala sekolah (Ibu Yosephine Septiana Wally, Ibu Yuliwati Madu, Bapak Ferdinand Laumal, dan Nona Elisabeth Iriawati) maupun pendamping kelompok guru SD (Ibu Jil Lahallo, Ibu Susi Ansanay, Ibu Maria Wambrauw, Ibu Maria Bala).

Kegiatan pelatihan ini dipusatkan di LPMP Kotaraja dan diawali dengan kegiatan kuliah tamu oleh Bapak James Modouw, tentang Pendidikan dan Kepemimpinan Kontekstual di Papua, dan Managemen Pendidikan. Pembicara kedua adalah, Bapak John Rahail, berbicara tentang program Sekolah Kampung yang dirintis beliau di Distirk Pantai Timur, Kabupaten Sarmi.

Pelatihan ini berakhir pada tanggal 30 April 2015 dan ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Elias Wonda S.Pd, MH, dengan penyerahan sertifikat kepada kepala sekolah dan guru SD peserta lokakarya. Dalam penyerahan sertifikat, Bapak Elias Wonda didampingi Mr. Tony Richardson selaku Koordinator Tim Lokakarya Kepala Sekolah, Mrs. Sharn Donnison selaku koordinator Tim Lokakarya Guru SD, dan Bapak Laorens Wantik selaku Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi.

Pada kesempatan yang sama, apresiasi diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sarmi dalam hal ini  diwakili oleh PLT Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten, Ibu Fransina Manibor/Padwa, dengan pemberian cenderamata kepada pengajar USC dan Tim GPFD dalam bentuk sebuah buku tentang SARMI.

Reporter: Rona Rumsarwir
Editor: Admin