WTA Mendampingi Tim BPSDM Kemendagri Dalam Rangka Kunjungan kerja ke Australia

Pada tanggal 26 September hingga 1 Oktober 2016, Bpk. Eka Simanjuntak sebagai Managing Director The Willi Toisuta & Associates mendampingi Tim dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementrian Dalam Negeri yang terdiri dari Bpk. Teguh Setyabudi (Kepala Badan), Bpk. Budi Antoro (Kepala Pusat) dan Bpk. Urkanus Sihombing, melakukan perjalanan dinas ke Sunshine Coast, Brisbane, dan Perth di Australia. Tujuan dari perjalanan dinas ini adalah:

  1. Menghadiri upacara pembukaan pelatihan (Training of Trainers) di Kampus The University of The Sunshine Coast, Queensland, Australia, yang diikuti oleh 14 pelatih yang berasal dari 5 pusat pelatihan BPSDM Kemendagri di Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Makassar. Program ini dirancang oleh WTA dan USC dan didanai sepenuhnya oleh Pemerintah Australia melalui DFAT. Di dalam pelatihan yang berlangsung selama 4 minggu ini, peserta akan belajar tentang berbagai pengetahuan dan keterampilan dalam mendesain, menyampaikan, dan melakukan asesmen dalam training.
  2. Mengunjungi beberapa lembaga pendidikan dan pelatihan, yaitu Queensland Combined Emergency Services Academy (QCESA) dan 2 kampus milik TAFE Queensland, yaitu Skill Tech dan South Bank. Di Perth, Tim mengadakan pertemuan dengan wakil rektor, dekan school of education, dan wakil dari school of business and law dari Edith Cowan University.

Queensland Combined Emergency Services Academy (QCESA)

Kunjungan Tim ke QCESA ini bertujuan untuk mempelajari sistem peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang bekerja di bidang penanggulangan bencana dan pemadam kebakaran.

Ditempat ini, Tim disambut oleh Manajer dari QCESA dan mendapatkan penjelasan tentang QCESA serta program-program pelatihan yang dilaksanakan ditempat ini. QCESA adalah pusat rekrutmen, pendidikan dan pelatihan bagi para manajer dan petugas pemadam kebakaran yang bekerja diseluruh Queensland. Ditempat ini petugas pemadam kebakaran dididik dan dilatih dengan berbagai pelatihan dasar dan lanjutan yang mereka butuhkan dalam melaksanakan tugas-tugas mereka. Kunjungan ini diakhiri dengan mengunjungi berbagai fasilitas yang tersedia di pusat pendidikan dan pelatihan ini.

Technical and Further Education (TAFE)Queensland

Seperti diketahui, BPSDM Kemendagri memiliki 5 pusat pelatihan dan bertanggungjawab terhadap Diklat milik Pemerintah Daerah diseluruh Indonesia. Untuk dapat mengelola kelima pusat pelatihan dan mensupervisi seluruh Diklat yang ada di seluruh Indonesia bukanlah pekerjaan yang mudah. Oleh karena itu, Tim merasa perlu mengunjungi TAFE Queensland karena TAFE Queensland merupakan salah satu lembaga pelatihan terbesar yang dimiliki oleh Pemerintah Negara Bagian Queensland. TAFE Queensland menyediakan lebih dari 500 program pelatihan dibidang yang berbeda-beda dan memiliki lebih kurang 70 kampus yang tersebar diseluruh Queensland. TAFE melatih lebih kurang 180,000 siswa dalam setahun.

Pada kesempatan ini, Tim BPSDM Kemendagri diterima oleh Ms. Janelle Chapman yang merupakan Director TAFE Queensland International dan staffnya. Ms. Janelle menjelaskan tentang TAFE dan pengalaman TAFE dalam menyelenggarakan berbagai pelatihan di Queensland maupun dalam rangka kerjasama dengan berbagai negara-negara di dunia termasuk di Indonesia. Di akhir pertemuan, Tim diajak mengunjungi 2 kampus milik TAFE Queensland yaitu Skill Tech campus dan South Bank campus yang keduanya berada disekitar Brisbane.

Edith Cowan University (ECU)

Pada akhir perjalanan, Tim BPSDM berkunjung ke Edith Cowan University yang terletak di Perth, Australia. ECU adalah salah satu Universitas yang masih relatif muda di Australia (berdiri tahun 1991), namun berkembang dengan sangat cepat. Kualitas pengajaran di ECU telah mendapatkan bintang 5 (five-Star) selama 8 tahun berturut-turut.

Dalam pertemuan antara Tim BPSDM yang dipimpin oleh Bpk. Teguh Setyabudi dan Tim ECU yang dipimpin oleh Assc. Prof. Helen Vella Bonavita, PhD (Dean International). Kedua belah pihak membahas kemungkinan kerjasama dalam menyusun standar kompetensi untuk setiap posisi yang ada di pemerintah daerah provinsi maupun daerah, membantu membangun sistem peningkatan kompetensi bagi aparat pemerintah provinsi dan daerah, terutama dalam rangka meningkatkan pelayan publik. Setelah pertemuan selesai, Tim BPSDM diajak berkeliling kampus ECU di Joondalup dan Mount Lawley.

qcesa-2-copyskill-tech-3-copy queensland-combined-emergency-services-academy-qcesa-1-copy ecu-1-copy

Short Course bagi Peneliti dan Staf Balitbang Kemendagri RI di Australia

shortcourse 1
Pada hari Senin, 28 September 2015, bertempat di kampus University of the Sunshine Coast (USC), Queensland, Australia, telah dilaksanakan acara pembukaan short course ‘Strengthening Research Capacity to Enhance Democracy, Decentralized Governance and Development in Indonesia’.

Short course ini diikuti oleh 17 Peneliti dan Staf Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, kegiatan akan berlangsung selama lebih kurang 5 minggu. Tiga minggu pertama peserta akan mengikuti kegiatan perkuliahan di kampus USC, Queensland dan 2 minggu berikutnya di Australian National University, Canberra, Australia.

Beberapa topik yang akan dipelajari adalah sebagai berikut;

  1. Scoping and Significance, Research Questions and Literature Review
  2. Research Methodology
  3. Case Studies
  4. Qualitative-bigger Scale and Collaborative
  5. Qualitative-national/state Level
  6. Photovoice: an innovative data collection method for social research
  7. Participants observation as a data collection methodology in social research
  8. Information Intelligence
  9. Data Collection
  10. Designing Online Survey
  11. Data Analysis

Selain mengikuti perkuliahan di USC, Quensland dan Australian National University, Canberra, Peneliti & Staf Balitbang Kemendagri RI juga akan mengunjungi Australian Biro of Statistic, Australia Parliament House dan beberapa lembaga di Australia yang berhubungan dengan research.

Program ini terselenggara berkat kerjasama antara The Willi Toisuta & Associates, Indonesia (WTA); The Sunshine Coast University, Australia (USC) dan Balitbang Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia. Kegiatan ini sepenuhnya didanai oleh Pemerintah Australia (DFAT) melalui Program Australia Award Fellowship.

shortcourse 4

shortcourse 3

shortcourse 2

Kursus Bahasa Ceko

Pada tanggal 7 Oktober lalu bertempat di Kedutaan Besar Republik Ceko di Jakarta,  Embassy of the Czech Republic in Jakarta bekerja sama dengan The Willi Toisuta & Associates  mulai menyelenggarakan kursus bahasa Ceko. Kursus dilaksanakan setiap hari Selasa dan Rabu Pukul 17.30-18.30 WIB, dan akan akan digelar selama 15 minggu.  Kursus angkatan I ini dipandu oleh dua pengajar Native Speaker, yaitu Mrs. Leona dan Mrs. Irene Smetanka. Hingga saat ini, peserta kursus berjumlah 9 orang.

Suasana belajar bersama Mrs. Irene Smetanka.
Suasana belajar bersama Mrs. Irene Smetanka.

Program Kursus Bahasa Ceko

WTA dan Embassy of the Czech Republic in Jakarta, menggelar Program Kursus Bahasa Ceko. Bagi anda yang ingin belajar bahasa Ceko, pada tahap awal ini kami membuka satu kelas pada level A1 (Beginner) setiap hari Selasa dan Rabu pukul 16.30 – 18.30 WIB di Kedutaan Besar Republik Ceko di Jakarta. Hanya dengan Rp.1.000.000,00 anda dapat belajar bahasa Ceko dengan tenaga pengajar penutur asli (Native Speaker).

Kursus Bahasa Ceko di Jakarta

 

The 23rd International Festival of Advent and Christmas Music

The Czech capital Prague opens its gates and invites choirs to its charming atmosphere for Christmas to one of the most prestigious choral festivals in Europe: The 23rd International Festival of Advent and Christmas Music. We are inviting music choirs from all over the world; your songs and performances will contribute to a truly heartwarming atmosphere of Christmas.

 

For more details you can download the from here: