Sebagai tindak lanjut penyusunan instrumen kompetensi dan level kualifikasi instruktur yang dilakukan dengan Direktorat INTALA Kementerian Tenaga Kerja RI, The Willi Toisuta and Associates (WTA) bekerjasama dengan PT. Mitra Buana Akademika Pratama melakukan asesmen mandiri ke Balai Latihan Kerja (BLK) di daerah-daerah. Ada empat belas (14) BBPLK/BLKI yang dikunjungi yakni Banda Aceh, Medan, Padang, Serang, Bandung, Bekasi, Semarang, Surakarta, Samarinda, Makassar, Kendari, Ambon, Ternate, dan Sorong. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 12 – 25 November 2015.

Saat menjelaskan tentang tujuan asesmen mandiri, WTA kembali menegaskan pentingnya identitas instruktur sebagai agen pembelajar sepanjang hayat. Selain itu, penetapan kompetensi instruktur harus berdiri di atas landasan filosofi bahwa pendidikan vokasi menekankan pada keahlian dan pembuktian berupa sertifikat. Penetapan prasyarat atau kualifikasi instruktur ini harus merepresentasi tiga klasifikasi kompetensi yaitu kompetensi metodologi, teknis dan transversal.

Asesmen mandiri bertujuan untuk mengetahui gambaran kompetensi instruktur BLK di setiap daerah. Jumlah instruktur yang mengikuti asesmen sebanyak 320 orang. Data hasil asesmen ini dapat digunakan sebagai acuan dalam menyusun pelatihan instruktur yang berbasis pada kebutuhan setiap level kompetensi. Makin tinggi level seorang instruktur, maka makin tinggi pula kualifikasinya, makin tinggi juga tugas dan tanggungjawabnya. Dengan level kompetensi yang jelas, diharapkan kualitas instruktur akan terus meningkat sehingga kualitas tenaga kerja juga akan turut meningkat.

Asesmen mandiri ke BLK 2b Asesmen mandiri ke BLK 10b Asesmen mandiri ke BLK 9bAsesmen mandiri ke BLK 5b

share it...
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailFacebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail