Angkatan Kelima Guru Papua Belajar di Australia

Sebanyak 19 orang guru dari Papua telah tiba di Queensland untuk mengikuti program pengayaan kurikulum, pedagogi, dan teknologi informasi di University of the Sunshine Coast. Mereka akan berkuliah di kampus USC dan magang pada berbagai sekolah di Queensland hingga 30 Maret 2012.

Ini adalah angkatan guru kelima yang berhasil diberangkatkan Willi Toisuta & Associates ke Australia, bekerja sama dengan USC serta Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Papua. Dalam upacara pelepasan tanggal 19 Januari lalu di Hotel Aston Marina, Jakarta, Bill Allen dari International Projects Group USC menyatakan bahwa telah ada lebih dari 100 orang guru Papua yang berhasil dikirim WTA ke USC. Dengan demikian, Bill memperkirakan, sekitar 10.000 siswa Papua telah merasakan manfaat dari program pengiriman guru ke Australia.

Upacara pelepasan guru-guru tersebut dihadiri oleh Elia Loupatty dari Sekretariat Daerah Provinsi Papua, Emily Serong dan Harris Siagian dari AusAID, selain Rama Brierty dan Bill Allen dari USC.

3 Replies to “Angkatan Kelima Guru Papua Belajar di Australia”

  1. Slamat siang…..

    saya sealku mantan pengiriman guru papau ke australia angkatan ke 2, merasa tidak ada tindak lanjut dari dinas pendidikan provinsi dan WTA, terhadap kami, sehingga ilmu yang kita peroleh bukannya bertambah, tetapi malah menghilang, sebab ilmu tersebut tidak dapat kita terapkan di sekolah kita…………….. thanks.

  2. Pak Roberto Banundi,

    Sudah jadi tugas guru untuk mengembangkan ilmu agar senantiasa berkembang mengiringi perkembangan zaman. Itulah sebabnya guru, sama seperti murid, perlu terus-menerus aktif belajar di segala situasi dan kondisi, mengembangkan ilmunya sendiri, tanpa harus menunggu campur tangan dinas pendidikan atau konsultan partikelir macam WTA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.