dianugerahi gelar Doktor Kehormatan dari USCSeorang penasehat pendidikan Indonesia yang terkenal akan dedikasinya dalam membangun asosiasi yang mengusahakan masa depan yang lebih cerah untuk para generasi muda dalam membangun bangsa akan segera menjadi Doktor Kehormatan di  Universitas  Sunshine Coast.

Dr. Willi Toisuta akan menerima penghargaan kehormatan di Upacara Wisuda USC yang ke 3, tahun 2012., yang akan diselenggarakan di Stadion Olahraga USC pada tanggal 5 Oktober mulai jam 5 sore.

Dulunya seorang guru, yang kemudian menjadi tokoh yang dihormati  lintas bangsa karena memimpin perubahan besar dalam pendidikan tinggi, adalah komisaris dari Lembaga Konsultansi Pendidikan di Indonesia, the Willi Toisuta & Associates, yang bekerjasama dengan berbagai institusi termasuk USC.

Dr. Toisuta telah mendukung tujuan kerjasama regional USC selama bertahun-tahun, memperkuat kerjasama dan pendanaan, dan telah ditunjuk sebagai USC Adjunct Professor  pada tahun 2009.

Rektor USC, Professor Greg Hill mengatakan Dr. Toisuta telah memberikan kontribusi besar pada pembangunan komunitas Indonesia dan telah membentuk jaringan pengetahuan yang menghubungkan pendidik, pemerintah dan bisnis di Australia dan Indonesia.

“Dr. Toisuta telah bekerja tanpa lelah dalam sector pendidikan, berfokus pada pembangunan riset dan sumber daya manusia di seluruh negara berkembang,” kata Profesor Hill.

“Beliau telah menginspirasi dan membantu puluhan ribu orang dalam caranya yang tenang, jujur, dan rendah hati.”

Sebagai Rektor dari Universitas Kristen Satya Wacana di salatiga, Jawa Tengah, Dr. Toisuta membantu universitas tersebut untuk kemudian menjadi salah satu universitas yang maju di Indonesia, yang kemudian juga memliki banyak kerjasama dengan USC.

Dr Toisuta mengatakan bahwa penghargaan dari USC sangatlah berarti dan menjadi sumber inspirasi untuk terus bekerja.

“Ini adalah pengakuan yang penting untuk apa yang saya ingin capai melalui kerja saya dalam bidang pendidikan, secara national  maupun internasional, khususnya di seluruh Asia dan Australia,” katanya.

Beliau juga berkata bahwa penghargaan tersebut juga merefleksikan signifikasi internasional dari karya kreatif dan inovatif USC, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia.

Bisnis Dr. Toisuta telah selama delapan tahun membantu pemangku kepentingan dalam pendidikan Indonesia untuk mengatasi problem geografis, budaya, dan  kebutuhan individu dengan merancang dan mengimplementasikan program pengembangan baru.

Kebanyakan dari karya beliau adalah di provinsi-provinsi  dan daerah-daerah termiskin di bagian barat Indonesia.

Humanitarianisme beliau termasuk menjadi keikutsertaannya dalam Perserikatan Gereja Dunia dan dukungan bagi pengungsi diseluruh dunia.

Beliau telah bekerja dengan Group Proyek Internasional USC, yang belum lama ini menerima penghargaan prestisius  mengajar nasional.

Group tersebut memperoleh 10,000 dollar dari Commonwealth Office for Learning and Teaching Citation untuk kontribusi luar biasa untuk pembelajaran siswa pada tahun 2012.

Penghargaan tersebut adalah: “untuk menstimulasi reformasi pendidikan sistemik di Papua Indonesia melalui program pendidikan guru yang unik, berorientasi pada hasil, untuk pelajar di Universitas di Australia”

USC Group juga telah memperoleh lebih dari 5 juta dollar dalam mendanai proyeknya sejak pendiriannya di tahun 2008

— Julie Schomberg

(USC News & Events)

share it...
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailFacebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail